sakuratoto

Tak Mudah Bagi Priyo Budi Santoso Tinggalkan Golkar

 NEWS, POLITIK
Iklan Ads

Tak Mudah Bagi Budi Santoso Tinggalkan Golkar Setelah 17 Tahun Bersama

Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video

Indoharian – Tak Mudah Bagi Priyo Budi Santoso Tinggalkan Golkar

 

Indoharian – Priyo Budi Santoso mengungkapkan alasan memilih bergabung dengan Partai Berkarya dan meninggalkan Partai Golkar yang menjadi tempatnya bernaung selama 17 tahun, meskipun tak mudah bagi Budi Santoso Tinggalkan Golkar.

Salah satu alasan, karena pria berusia 52 tahun itu menilai Partai Berkarya memiliki hubungan kerabat dengan Presiden kedua Republik Indonesia, Soeharto.

Alasan perpindahan wakil ketua DPR RI periode 2009-2014 itu disampaikan di acara Halaqah Kebangsaan yang digelar di PP Muhammadiyah.

“Saya mempunyai alasan-alasan tertentu. Pertama jalan takdir sejarah. Kedua, melihat figur Tommy Soeharto sebagai komandan tertinggi Partai Berkarya sehingga saya memutuskan mendampingi putra kandung Pak Harto dan kerabat Soeharto,” tuturnya, Kamis (12/4/2018).

Mungkin tak mudah bagi Budi Santoso Tinggalkan Golkar, dia mengakui tawaran dari Tommy Soeharto, Ketua Umum Partai Berkarya itu tidak bisa ditolaknya.

Selain itu, dia menilai partai baru di pemilu 2019 itu mempunyai kemiripan dengan Partai Golkar terutama tentang visi dan misi membangun Negara Kesatuan Republik Indonesia.

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Rufinus : Deklarasi Prabowo Patut Dipertanyakan
Partai Demokrat Diajak Bergabung Gerindra, Demokrat Masih Ingin Menyerap Aspirasi
Peluang Untuk Muhammadiyah Gabung Partai Golkar

 

Meskipun, akhirnya memilih meninggalkan partai yang sudah membesarkan namanya, namun, bagi tokoh Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) itu merupakan sebuah pilihan sulit.

“Saya berpikir keras selama empat hari merenung, pikir, menimbang, istikharah. Tidak mudah bagi saya tinggalkan Golkar setelah 17 tahun di sentrum politik. Menjadi pengurus partai, terakhir DPR fraksi Golkar,” kata Budi Santoso.

Setelah memutuskan akan meninggalkan Partai Golkar, dia sempat melaporkan keputusan itu kepada petinggi partai berlambang pohon beringin itu.

Terkait dengan kepindahannya ke Partai Berkarya, Budi mengaku telah meminta restu kepada tokoh-tokoh senior Partai Golkar, diantaranya kepada BJ Habibie, Akbar Tandjung, Ical dan Jusuf Kalla.

Budi Santoso mengklaim, Akbar Tanjung dan Habibie telah menyetujui keputusannya tersebut.

“Kemarin saya sudah berdiskusi panjang dengan Pak Akbar dan beliau mengerti langkah saya, merestui apapun langkah yang saya ambil, Pak Habibie juga menjawab pesan Whatsapp saya dan beliau merestui sepenuhnya, Pak Habibie senang saya bergabung dengan Pak Tomy Soeharto sebagai Ketua Umum,” ujarnya.

“Akbar merasa kehilangan, tetapi beliau menyetujui. Saya gembira Habibie menjawab WA saya, menyatakan merestui. Habibie senang saya gabung dengan Tommy,” tambahnya.

Nantinya, Priyo Budi Santoso akan menempati posisi sebagai Sekretaris Jenderal di Partai Berkarya, meskipun tak mudah bagi Budi Santoso Tinggalkan Golkar.

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

totokita3

Related Posts

Leave a Reply