Kata Mutiara Line adalah Kata-Kata Mutiara yang bertujuan untuk memberikan inspirasi melalui media online dalam bentuk gambar dan tulisan terpusat di LINE APP @vja0041t. width=

Tak Tahan Di Ejek, Fery Tikam Temannya Hingga Tewas Dari Ketiak Tembus Kejantung

 Kriminal
togel online terpercaya, bandar kita, bandar online terbaik, togel online, dijamin aman

Fery Tikam Temannya Hingga Tewas Dari Ketiak Tembus Kejantung

Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video

Tak Tahan Di Ejek, Fery Tikam Temannya Hingga Tewas Dari Ketiak Tembus Kejantung

IndoHarian – Fery, pelaku pembunuhan terhadap temannnya sendiri Apriyadi, mengaku kesal pada ulah Apriyadi yg sering mengejeknya.
Fery tak terlalu mengenal Apriyadi. Sbg pengamen, Fery mengenal Apriyadi di tempat nonkrong di Pasar Tengah.
Ketika sedang nonkrong, menurut Fery, Apriyadi sering mengejeknya.

Tak Tahan Di Ejek, Fery Tikam Temannya Hingga Tewas Dari Ketiak Tembus Kejantung “Saya kesal saja beliau tidak jarang mengejek aku waktu sedang nonkrong dengan kawan-kawan,” ujarnya.
Menurut dirinya, tiada niat buat membunuh Apriyadi.
Fery menerangkan, Apriyadi mengajaknya nonkrong di Lapangan Merah Enggal.

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Tolak Di Tilang, Seorang Pemuda Pontianak Tendang Dada Polisi Dan Rusak Pos Polisi
Irman Gusman : “Saya Pikir Isinya Dasi dan Parfum, Bukan Uang Rp 100 Juta”
Kesempatan Terakhir Pengacara Jessica Hadirkan Ahli Meringankan Jessica

 

“Kami sering nonkrong sambil minum tuak,” ucapnya, Senin (26/9/2016). Sudah puas meminum tuak, Fery izin pulang ke rumah. Apriyadi tidak mengijinkan dan melarang fery untuk pulang.
Fery mengatakan, Apriyadi menariknya dengan kasar utk duduk agar tak pergidan menemani ia minum kembali. Pada waktu itulah terjadi pertengkaran. Gelagat akan dipukuli, Fery pergi ke penjual nasi goreng meminjam pisau.

“Saya tusuk sekali ke dadanya,” ucap Fery. Melihat korban jatuh tidak berdaya, Fery mengembalikan pisau ke penjual nasi goreng lalu melarikan diri.
Diberitakan pada awal mulanya, peristiwa pembunuhan terjadi di Lapangan Merah Enggal, Bandar Lampung pada Jumat (22/9/2016) sekitar pukul 21.00 WIB.

Apriyadi (27) tewas ditikam rekan sendiri berinisial FR disaat sedang nonkrong dengan teman-temannya.

Aprial, sepupu Apriyadi, mengemukakan, Apriyadi mengembuskan nafas terakhir kala berada di Rumah Sakit Bumi Waras.
“Saudara aku mengalami luka tusuk di dekat ketiak yg kena jantungnya,” papar Aprial pada Tribun Lampung, minggu(25/9/2016).
Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

indoharian banner 468x60

Related Posts

Leave a Reply