sakuratoto

Teka Teki Pengacara Kawakan Otto Mundur Dari Tim Kuasa Hukum Setnov

 KRIMINAL, NEWS, POLITIK
Alternatif Link Ligaasiapoker

Pengacara Kawakan Otto Masih Rahasiakan Alasan Dirinya Mundur Dari Tim Kuasa Hukum Setnov

Alam dan Entertainment News ,Berita Dunia Terbaru ,Berita hari ini ,Berita Indonesia Terbaru ,Berita Terkini ,berita terupdate Foto ,Indoharian kesehatan ,Politik ,Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com ,Ulasan Teknologi ,Video

Pengacara Kawakan Otto Masih Rahasiakan Alasan Dirinya Mundur Dari Tim Kuasa Hukum Setnov

 

IndoHarian – Pengacara kawakan Otto Hasibuan mundur dari tim kuasa hukum tersangka korupsi proyek e-KTP, Setya Novanto atau yang lebih dikenal dengan Setnov. Ada apa di balik keputusan Otto tersebut?

Otto tak  menjawab lugas ketika ditanya apa alasan pengunduran dirinya.

“Begini, lawyer, kan, harus menjaga rahasia kliennya, itu etika yang wajib saya junjung penuh,” tutur Otto di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, pada hari Jumat (8/12/2017).

Otto hanya menyebut bahwa antara dirinya dan Novanto tak ada kesepakatan yang jelas tentang tata cara menangani suatu perkara.

Karena tak ada kesepakatan tersebut, Otto merasa, hal tersebut bisa merugikan Novanto termasuk dirinya. Ia juga akan kesulitan membela Novanto.

Otto menambahkan, dalam kode etik, seorang advokat dapat mengundurkan diri bila tak ada kesepakatan mengenai tata cara menangani perkara dengan kliennya.

Karena menyangkut rahasia klien, dia tak bisa mengungkapkannya secara terbuka apa masalahnya.

“Nah, apa itu, tentunya banyak hal yang tidak dapat saya sampaikan,” tutur Otto.

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Berkas Penyidikan Tersangka Telah Rampung, SN Deg-degan
Kursi Sudah Digoyangkan, Sejumlah Nama Siap Gantikan Setnov
Sidang Praperadilan Setnov Melawan KPK Hanya Menghitung Hari

Pengacara kawakan Otto memastikan tidak ada masalah antara dirinya dengan pengacara Novanto lainnya, antara lain Fredrich Yunadi dan Maqdir Ismail.

Dia juga menepis ada tekanan kepadanya usai bersedia membela Novanto. Menurutnya, pengacara tak bisa ditekan.

“Saya juga tahu kalau menangani perkara yang seperti ini high profile kemungkinan yang akan terjadi, di-bully, diancam, ditekan, itu selalu standarlah, kami harus ada perhitungkan. Tapi, hingga sekarang itu tidak ada,” tutur Otto.

Meski demikian, Otto mengakui bahwa di kalangan sesama pengacara di Perhimpunan Advokat Indonesia ada yang tidak setuju dia membela Novanto.

“Tapi saya menuturkan kepada mereka siapa lagi di antara kita yang berani untuk dapat menegakkan profesi advokat tersebut,” ujar Otto.

“Selama ini dianggap kalau advokat menangani koruptor, atau yang dituduh sebegai koruptor, atau pembunuh, sekali lagi dianggap advokatnya koruptor atau pembunuh. Advokat tak identik dengan kliennya,” ujar Pengacara kawakan Otto Hasibuan.

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

totokita

Related Posts

Leave a Reply