sakuratoto

TERBONGKAR! Kedekatan Prabowo Dan Rizieq Sepert Ini!

 NEWS, POLITIK
Iklan Ads

Ijtimak Ulama II Ajang Untuk Merawat Kedekatan Prabowo Dan Rizieq

Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kulinerAlam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kuliner

Indoharian – TERBONGKAR! Kedekatan Prabowo Dan Rizieq Sepert Ini!

 

Indoharian – Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama kerap diidentikkan dengan kedekatan Prabowo dan Rizieq sejak Pilkada DKI Jakarta ketika juga Anies Baswedan dan Sandiaga Uno mengalahkan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat.

Seiring berjalannya waktu, GNPF Ulama beserta kelompok lainnya seperti  FPI (Front Pembela Islam) dan juga persaudaraan dari Alumni 212 semakin dekat dengan seorang Prabowo Subianto. Tampak jelas disaat GNPF Ulama mengelat Ijtima Ulama I.

Kala itu, Ijtima Ulama I merekomendasikan Prabowo agar berpasangan bersama Salim Segaf Aljufri atau Ustad Abdul Somad. Namun, Prabowo dan juga beserta koalisi lebih memilih Sandiaga Salahuddin Uno.

Tidak berhenti sampai disitu juga. Ketua dari GNPF Ulama yaitu Yusuf Muhammad Martak kerap nampak di dalam pertemuannya antara Prabowo dan juga petinggi Gerindra dan PAN selaku partai pendukung. Ketua PA 212 Slamet Maarif dan Sekretaris FPI Munarman juga beberapa kali ikut di dalam rapat.

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Larangan Untuk Tim Sukses Capres, Menurut Pembahasan Fadli Zon
Terkait Korupsi, Golkar Kembaliin Uang KPK, Ini Penyebabnya!
Debat Capres Bahasa Inggris? Begini Ucapan Yandri!

 

Hari silih berganti. GNPF Ulama bakal menggelar Ijtima Ulama II di lokasi Grand Cempaka Hotel, Jakarta pada hari Minggu (16/9/2018).

Dari pengamat politik dari Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta Adi Prayitno menilai Ijtima Ulama II masih menjadi momen penting bagi seorang Prabowo. Terutama di dalam mempertahankan kedekatan Prabowo dan Rizieq dan juga kempompok nya yang jumlah nya tidak sedikit.

“Untuk merawat momentum tersebut tentang umat Islam yang bersebrangan dengan kebijakan politik petahana dari seorang Joko Widodo,” kata Adi.

Adi mengamini bahwa tokoh Islam PBNU dan juga MUI yaitu Ma’ruf Amin akan menjadi cawapres Joko Widodo. Adi juga menilai simpatisan Rizieq CS sedikit terbelah terutama mereka yang mengagungkan Ma’ruf Amin selaku tokoh islam kawakan.

Akan tetapi, menurut dari seorang Adi, dukungan kepada seorang Prabowo bukan berarti surut signifikan. Besarnya dukungan masih sangat patut diperhitungkan.

“Tetap berpengaruh mesi tidak sesignifikan dulu karena sangat banyak tokoh kuncinya yang merapat kepada Joko Widodo. Misalnya dari Kiai Ma’ruf Amin dan Kapitra Ampera,” kata Adi.

Adi juga menduga Ijtima Ulama II tidak akan menghasilkan keputusan yang menghebohkan. Menurut dirinya, Ijtima Ulama II tidak jauh dari pemberian dukungan kepada Prabowo. Adi menganggap hal tersebut sangat mungkin meski Salim Segaf dan Ustaz Abdul Somad tidak menjadi cawapres.

“Kecuali ada peristiwa luar biasa yang  merubah dari hasil rekomendasi Ijtima Ulama II untuk dukung Jokowi-Ma’ruf,” kata Adi.

Adi menduga Ijtima Ulama II akan menitikberatkan kesolidan umat Islam dalam mendukung Prabowo-Sandi di Pilpres 2019. Menurutnya, akan ada seruan agar umat Islam secara umum memilih Prabowo-Sandi.

“Meski entah umat Islam Yang mana karena umat Islam banyak dan punya preferensi memilih masing-masing,” ujar adi.

Adi juga bakal menduga bakal ada seruan agar umat Islam untuk turut serta berperan di lapangan di dalam kemenangan Prabowo Subianto dan juga Sandiaga Uno. Misalkan mengawal penghitungan suara di TPS hingga level KPU Provinsi.

Adi kemudian menilai alangkah baiknya jika GNPF Ulama tidak hanya sekedar berada di  luar tim kemenangan Prabowo dan juga Sandi. Adi menyebutkan tokoh GNPF Ulama mestinya tidak sungkan untuk masuk kedalam struktur tim pemenangan.

Menurutnya hal tersebut lebih baik dari pada seolah menampakkan diri tidak berpolitik praktis tetapi memberikan dukungan kepada seorang Prabowo Subianto. Adi menganggap justru sebaiknya ikut di dalam tim, sehingga simpatisan GNPF Ulama benar-benar terwakili di dalam poros dari seorang Prabowo-Sandiaga. Dengan begitu, massa yang akan mendukung tidak di malu untuk mendukung Prabowo Subinato-Sandiaga pada Pemilu 2019 yang akan mendatang.

“Kanal pertarunganya kedekatan Prabowo dan Rizieq pun sangat jelas hanya sekedar berada di luar. Ijtima ulama tidak perlu ragu lagi untuk bertarung melawan petahana. Toh semua sudah pada tahu arah dari politik ijtima,” Ucap Adi.

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

totokita3

Related Posts

Leave a Reply