banner 468x60

Terkait OTT KPK, Menhub Minta Maaf

 NEWS, POLITIK
banner 468x60

Terkait OTT KPK, Yang Menjerat Tonny Budiono, Menhub Minta Maaf

Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate, Politik, Berita Dunia Terbaru, Foto, Video, Ulasan Teknologi, Kesehatan, Alam dan Entertainment News

Terkait OTT KPK, Menhub Minta Maaf

IndoHarianMenhub Minta Maaf, Menteri Perhubungan Republik Indonesia yakni Budi Karya Sumadi meminta maaf kepada seluruh pihak terkait operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan oleh KPK kepada Direktur Jenderal Hubungan Laut. “Secara pribadi dan Juga mewakili Kementerian Perhubungan saya meminta maaf kepada presiden, wakil presiden, dan para masyarakat Indonesia,” tuturnya di Solo, Jateng, hari Jumat (25/8).

Ia mengungkapkan kejadian tersebut di luar perkiraannya para pejabat di Kementerian Perhubungan RI. Terkait hal itu, pihaknya bakal melakukan evaluasi, salah satunya guna memastikan bahwa pengerjaan proyek di Kementerian Perhubungan sendiri sebetulnya tak salah. “Saya bakal melihat proses tender ini ada yang salah atau tidak. jika enggak salah harus tetap jalan,” ungkapnya.

Menhub Minta Maaf Di sisi lain, pihaknya bertekad untuk menjadikan momentum tersebut buat melakukan perbaikan dan juga pembersihan di semua sisi di jajaran pegawai Kementerian Perhubungan. “Termasuk dalam proyek pembebasan lahan, jangan jadi makelar. Sebelum ini saya lebih banyak ke fungsi, ke depan saya bakal pelototin proyek-proyek,” tuturnya menegaskan.

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Apakah Benar Permohonan SP-3 Rizieq Dikabulkan Polisi? Begini Ulasannya
Saat Publik Ditanya Hukuman Untuk Bos FT Ini Apa? Jawabannya Pun Mengerikan!
Perhatikan Foto Terbaru Bos FT, Sangat Berbeda Dengan Waktu Dulu Saat Berfoya-foya

Sebelumnya, uang senilai Rp 20,74 miliar disita oleh KPK pada kasus suap Direktur Jenderal Hubungan Laut Kementerian Perhubungan Antonius Tonny Budiono. Suap tersebut salah satunya yaitu terkait sebuah proyek pengerjaan pengerukan pelabuhan daerah Tanjung Mas Semarang.

Diketahui Yang pertama diamankan KPK yakni adalah Tonny. Ia diamankan di kediamannya, Mess Perwira Dirjen Hubla di Jalan Gunung Sahari,daerah Jakarta Pusat, hari Rabu sekitar pukul 21.45 WIB.

Dari kediaman Tonny, KPK langsung mengamankan sebanyak 33 tas yang berisi uang dengan mata uang rupiah dan juga mata uang asing. Nilainya ada sekitar Rp 18,9 miliar.

Selain dari puluhan tas berisi uang, KPK juga sempat menyita bukti berupa rekening dengan jumlah saldo Rp 1,174 miliar, dan empat kartu ATM dari tiga buah bank berbeda.

Wakil Ketua KPK Basaria Pandjaitan mengungkapkan, operasi tangkap tangan berlangsung pada hari Rabu (23/8/2017) malam hingga Kamis (24/8/2017).

Awalnya, KPK cuma mengamankan lima orang di beberapa tempat di daerah Jakarta. Terkait OTT KPK, Menhub Minta Maaf 

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

Related Search

banner 468x60

Related Posts

Leave a Reply