banner 468x60

Terkait Setnov, Jokowi Buka Suara

 NEWS, POLITIK
banner 468x60

Terkait Kasus Setnov, Jokowi Buka Suara Dengan Tegas Ungkapkan Ini

Alam dan Entertainment News ,Berita Dunia Terbaru ,Berita hari ini ,Berita Indonesia Terbaru ,Berita Terkini ,berita terupdate Foto ,Indoharian kesehatan ,Politik ,Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com ,Ulasan Teknologi ,Video

Terkait Setnov, Jokowi Buka Suara

IndoHarianJokowi Buka Suara, Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat ini meminta Ketua DPR RI Setya Novanto dapat mengikuti proses hukum yang saat ini sedang berlaku di Indonesia. Saat ini, setnov dianggap sudah mangkir dari panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang terkait kasus KTP Elektronik.

Jokowi Buka Suara“Saya minta pak Setya novanto untuk mengikuti proses hukum yang ada, saya sangat yakin proses hukum yang ada di negara kita ini musti berjalan dengan baik,” ucap Jokowi sesudah ditemui pada acara DPD di Gedung Nusantara IV, hari Jumat (17/1).

Saat ditanyai apakah akan menjenguk Setnov , Jokowi enggan untuk menjawabnya. Terkait dengan usulan pergantian ketua DPR sebab Setya Novanto sakit, Jokowi juga menyerahkan proses tersebut kepada DPR.

“Itu wilayah DPR,” ungkap Jokowi.

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Hari Ini DPRD DKI Jadi Saksi Visi Misi Anies-Sandi
Ada Udang Dibalik Batu, Prabowo Turun Gunung Ada Apakah Ini?
KPK Temukan Tanda Terima Satu Miliar Dari Setnov, Setnov Gelagapan

 

Sebelumnya, Wakil Presiden Republik Indonesia yakni Jusuf Kalla menilai, pergantian pimpinan Partai Golkar ini perlu dilakukan menyusul hilangnya Ketua Umum Golkar Setnov. Wapres menilai, masalah hukum yang sudah membelit Novanto belakangan bakal menjadi kampanye buruk bagi citra Golkar.

“Jika ketua menghilang, kapten menghilang, masa tak diganti kaptennya,” tutur politikus senior Golkar tersebut di Jiexpo Kemayoran, daerah Jakarta, hari Kamis (16/11).

Jusuf Kalla juga menegaskan, apabila ketua umum sudah menghilang maka perlu ada seraong pemimpin baru untuk memimpin partai. Ia pun menilai, Golkar musti segera menggelar musyawarah nasional yang luar biasa (munaslub) guna menetapkan ketua umum baru.

Tapi , tokoh senior Partai Golkar tersebut juga menyerahkan sepenuhnya keputusan munaslub pada pengurus partai. “Itu terserah partai Golkar, namun harus segera sekarang ada yang pimpin Golkar. Pimpinannya lari, itu harus ada (pengganti) pimpinan baru,” tutur Jusuf Kalla. Terkait Setnov, Jokowi Buka Suara

Related Search

banner 468x60

Related Posts

Leave a Reply