banner 468x60

Terlibat ISIS, WNI Ditangkap Polisi Malaysia

 KRIMINAL, NEWS
banner 468x60

Terlibat ISIS, WNI Ditangkap Polisi Malaysia

Alam dan Entertainment News ,Berita Dunia Terbaru ,Berita hari ini ,Berita Indonesia Terbaru ,Berita Terkini ,berita terupdate Foto ,Indoharian kesehatan ,Politik ,Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com ,Ulasan Teknologi ,Video

Terlibat ISIS, WNI Ditangkap Polisi Malaysia

IndoHarian – Salah Seorang WNI Ditangkap Polisi Malaysia yang berinisial MA (23 tahun) berhasil ditangkap Polisi Diraja Malaysia pada tanggal 17 Januari 2018 lalu lantaran dugaan dirinya keterlibatan pada ISIS. Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri Inspektur Jenderal Polisi Setyo Wasisto juga mengungkapkan MA berasal dari Jawa Timur. “Ia berprofesi sebagai salah seorang pekerja konstruksi dan ditangkap di Kuala Lumpur,” ucap Setyo Senin (29/1).

Adapun tindakan terorisme yang diduga sudah dilakukan MA adalah, pada November 2017, tersangka berencana buat membunuh Sami (biksu) Buddha di Pudu Raya Kuala Lumpur dengan berkeliaran di jalanan dan dirinya membawa sebilah pisau. Aksi itu dilakukan sebagai sebuah tindakan pembalasan terhadap pemerintah Myanmar yang dianggap sudah membunuh umat Islam. namun tindakan tersebut tidak berhasil,” ungkap Setyo.

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Begini Gaya Anies Panen Padi
Alasan Ruhut Jadi Relawan Jokowi
Sadis!!!! Pasien National Hospital Dilecehkan Perawat

 

WNI Ditangkap Polisi Malaysia, MA juga diduga sudah berencana mencuri senjata dari markas Kepolisian Nasional Malaysia, dan di tempat-tempat kantor polisi dan juga di sekitar kemah-kemah tentara untuk digunakan dalam serangan di Malaysia dan Indonesia. Setyo mengatakan, pada tanggal 17 Januari 2018, MA diduga telah membuat rencana serangan terhadap pihak kepolisian dengan cara merekam video Balai Polis Travers dan Ibu Pejabat Polis (Mabes) Bukit Aman.

MA juga sudah berkomunikasi dengan seorang pimpinan kanan organisasi militan ISIS melalui sebuah aplikasi Whatsapp dan mencoba merekrut beberapa orang warganegara Indonesia buat mengikuti organisasi militan ISIS tersebut. “Untuk membuktikan bahwa organisasi militan ISIS masih aktif di Malaysia,” ucap Setyo menjelaskan.

Bahkan, menurut Setyo, tersangka sudah menaikan bendera organisasi ISIS di lokasi kerja kontrak bangunan di mana dia bekerja. Tersangka juga dinilai melakukan kesalahan di bawah pasal keamanan yang terkait dengan kekerasan. Juga dalam akta 754 dan bakal diproses hukum mengikuti undang-undang Malaysia bagian keamanan 2012 akta 747. Terlibat ISIS, WNI Ditangkap Polisi Malaysia 

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

Related Search

banner 468x60

Related Posts

Leave a Reply