sakuratoto

Tetangga Buka Warung, Tidak Senang Ada Saingan, Bocah di Bekasi Dihajar

 KRIMINAL, NEWS
Iklan Ads

Beralasan Asap Sampah, Bocah di Bekasi Ini Habis Di Gebukin Tetangganya

Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate, Politik, Berita Dunia Terbaru, Foto, Video, Ulasan Teknologi, Kesehatan, Alam dan Entertainment News

Beralasan Asap Sampah, Bocah di Bekasi Ini Habis Di Gebukin Tetangganya

 

IndoHarian – Nasib kurang beruntung menimpa bocah di bekasi bernama Gunawan. Remaja berusia 15 tahun warga Kampung Rawa Semut, RT 04 / RW 11, Bekasi Timur, ia babak belur usai dianiaya Husaeni, tetangganya.

Ironisnya, kasus penganiayaan itu dipicu hanya gara-gara persoalan sepele. Pelaku yang berusia 45 tahun itu tega memukuli remaja tersebut, hanya lantaran asap.

Ayah Gunawan, Tanu menceritakan kejadian tersebut terjadi pada hari Rabu 21 Juni 2017, saat menjelang buka puasa. Saat itu anaknya, Gunawan tengah membakar sampah di halaman rumahnya.

“Ia sedang beresin rumah, sambil nunggu jam buka puasa. Yah, nabun (membakar) sampah dan daun-daun di pekarangan saja,” ucap Tanu saat ditemui, Bekasi, Jawa Barat, pada hari Kamis (22/6/ 2017).

Pada saat bersamaan, Husaeni melintas mengendarai sepeda motornya. Lalu, dia memaki dan memukuli wajah bocah di bekasi ini hingga memar.

 

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Kapolda: Hadapilah Kasus Pornografi Dengan Jantan!! Jangan Seperti Banci??
BAHAYA!! Anak Pulang Malam Resiko Pengguna Barang Haram Narkoba
Jessica Wongso Dieksekusi Jaksa

 

“Dia langsung turun dari sepeda motor, dan langsung nendang anak saya hingga jatuh. Terus pas bangun, anak saya ditonjok kembali, ia terus ditonjok muka sama kepalanya,” tutur pria 38 tahun itu.

Beruntung, para tetangga yang kebetulan melihat peristiwa penganiayaan itu langsung menenangkan Husaeni. Ia beralasan, asap sampah sangat mengganggunya.

“Katanya asap itu kena wajahnya. Ia langsung marah, terus ngomong kotor, habis itu langsung mukulin anak saya,” kata dia.

Tanu menduga, penganiayaan itu puncak dari kecemburuan Husaeni, karena merasa terusik mata pencariannya. Sebab, dirinya membuka warung sembako yang berada di dekat rumah Husaeni.

“Ia itu mah emang kerap memaki anak saya, sudah setahun belakang ini, usai saya jualan warung. Mungkin dia kesal karena dia juga buka warung sembako. Tapi mau gimana, saya kan juga perlu mencari makan,” kata dia.

Sementara, menurut warga, Husaeni memang sangat dikenal tempramental. Padahal dia adalah seorang guru dan tokoh agama setempat. Warga pun sangat menyayangkan penganiayaan tersebut.

“Dia bukan ustaz, tapi ia hanya mau dikenal orang seorang ustaz. Aslinya ia seorang sarjana hukum Islam,” tutur Rosyid, tetangga Tanu.

Akibat penganiayaan tersebut, Tanu langsung membawa anak pertamanya itu ke rumah sakit dan melapor ke kantor polisi. Kasus itu ditangani Polsek Bekasi Timur dengan nomor LP: 790/K/VI/2017/Sek BKS TIM.

“Kita telah visum di Rumah Sakit Rawalumbu. Hasilnya bocah di bekasi ini mengalami luka di perut dan dibagian kepala,” Tanu menandaskan.

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

totokita3

Related Posts

Leave a Reply