sakuratoto

TKN Jokowi, Arya Sinulingga : Kampanye Senyap Demokrat, Selamatkan Diri!

 NEWS, POLITIK
Iklan Ads

Kampanye Senyap Demokrat Dipercaya Dapat Menyalip Elektabilitas Jokowi

Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kuliner Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kulinerAlam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kuliner Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kuliner

IndoHarian – TKN Jokowi, Arya Sinulingga : Kampanye Senyap Demokrat, Selamatkan Diri!

 

IndoHarian – Jubir TKN Jokowi-Ma’ruf, Arya Sinulingga menuding bahwa gerak kampanye senyap demokrat di masa kampanye Pilpres 2019 untuk menyelamatkan partai.

Demokrat merupakan anggota koalisi partai pendukung capres dan cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Politikus Demokrat Ferdinand Hutahaean sebelumnya menyebutkan bahwa SBY memilih cara senyap guna kampanyekan Prabowo-Sandi.

“Demokrat senyap untuk menyelamatkan partainya, jadi bukan untuk Pak Prabowo,” ujar Arya di posko pemenangan Cemara, Menteng, Jakarta, Kamis (8/11).

Cara Semacam itu, menurut Arya sengaja dilakukan pada kontestasi Pilpres 2023. Saat itu Demokrat memilih tidak berpihak pada pasangan Capres dan Cawapres manapun.

“Tahun 2014 itu tidak ikut pertempuran capres. Senyap betul karena setelah itu (elektabilitas) partainya menurun,” ucapnya.

Ia membandingkan dengan kondisi tim kampanye Jokowi-Ma’ruf yang di klaim terbuka dan senyap. Menurut dirinya, semua partai koalisi pendukung bekerja untuk kemenangan Jokowi-Ma’ruf, bukan untuk kepentingan partai masing-masing.

Pak Jokowi itu didukung sembilan koalisi partai dan calegnya bekerja semua. Jadi tidak senyap karena semua bekerja,” kata Arya.

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Benarkah Permintaan Maaf Prabowo Tidak Diterima Oleh Warga Boyolali?
WOW!! TKN Resmikan Rumah Aspirasi, Pendukung Semakin Banyak
Perkataan Maaf Prabowo Usai Sebut ‘Tampang boyolali’

 

Mengenai kampanye senyap Demokrat, Ferdinand sebelumnya mengatakan bahwa SBY sekarang ini sedang rajin keliling daerah, terutama dikawasan Jawa Tengah, untuk bisa langsung mendengarkan aspirasi rakyat terkait pemimpin masa depan yang paling cocok dan sesuai dengan keinginan mereka tersebut.

“Kami baru keliling Jawa Tengah, sampai Jawa Barat juga sebagian kemarin. Jadi kami keliling, bukan tidak kampanye. Kami kampanye terus mengkampanyekan pileg dan pilpres,” ucap Ferdinand.

Kegiatan keliling daerah tersebut disebut sebagai jalan untuk mengkampanyekan Prabowo-Sandi. Tetapi, kampanye untuk Prabowo-Sandi tersebut dilakukan secara diam-diam.

Ferdinand yakin bawah kampanye senyap Demokrat yang ditemput SBY tersebut dapat menyalip elektabilitas petahana Jokowi yang saat ini masih mengungguli Prabowo.

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

totokita3

Related Posts

Leave a Reply