banner 468x60

Trump Lontarkan Ancaman Terhadap Korut, Ini Isinya…

 NEWS, POLITIK
banner 468x60

Trump Umbar Ancaman Terhadap Korut, Mereka Tak Akan Ada Lebih Lama Lagi

Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate, Politik, Berita Dunia Terbaru, Foto, Video, Ulasan Teknologi, Kesehatan, Alam dan Entertainment News

Trump Umbar Ancaman Terhadap Korut, Mereka Tak Akan Ada Lebih Lama Lagi

 

IndoHarian – Orang nomor satu di Amerika Serikat atau Presiden AS Donald Trump kembali melontarkan ancaman terhadap Korut. Ancaman dilontarkan usai Menteri Luar Negeri Korut Ri Yong Ho mengingatkan bahwa serangan rudal Korea Utara ke daratan Amerika Serikat tidak terelakkan.

Dalam sidang Majelis Umum PBB pada hari Sabtu (23/9) waktu setempat, Ri menuturkan bahwa serangan ke daratan AS dengan roket-roketnya tidak terelakkan setelah “Presiden Jahat” Trump mengejek pemimpin Korea Utara Kim Jong-Un sebagai “manusia roket”.

“Baru saja mendengar Menteri Luar Negeri Korea Utara berbicara di PBB. Jika ia menggaungkan pikiran Manusia Roket Kecil, mereka tidak akan ada lebih lama lagi,” ucap Trump dalam postingannya lewat akun media sosial Twitter miliknya. Tidak jelas apakah Trump mengacu ke Ri dan Kim, atau Korea Utara secara lebih luas dalam komentarnya itu.

 

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Rumah Raffi Ahmad Disatroni Maling, Ternyata Malingnya…
Pria di Melbourne Tega Bunuh Istrinya Gara-gara Tolak Gabung ke ISIS
Fakta Film G30S PKI Yang Hingga Kini Belum Diungkap

 

Trump dan Kim belakangan semakin gencar saling melontarkan hinaan dan ancaman satu sama lain. Pada hari Jumat (22/9) lalu, Kim mengejek Trump sebagai “manula pikun dan orang gila”. Komentarnya tersebut dilontarkan usai dalam pidatonya di Sidang Umum PBB, Trump melontarkan ancaman terhadap Korut akan menghancurkan Korea Utara secara total jika terus mengancam Amerika Serikat ataupun sekutunya.

Korea Utara melakukan uji coba bom nuklir terkuatnya pada bulan 3 September lalu, yang memicu sanksi -sanksi baru dari PBB. Sebagai balasan atas sanksi-sanksi tersebut, Pyongyang pada hari Jumat (22/9) mengumumkan pihaknya mungkin akan lakukan uji coba bom hidrogen di atas wilayah Samudera Pasifik.

Sementara itu, Angkatan Udara Amerika Serikat menerbangkan pesawat-pesawat pengebom B-1B Lancer di atas wilayah udara internasional, dekat pesisir timur Korea Utara pada hari Sabtu (23/9) waktu setempat. Departemen Pertahanan Amerika Serikat alias Pentagon menyatakan, penerbangan itu sebagai unjuk kekuatan atas tekad Amerika Serikat untuk membela diri dan sekutu-sekutunya dari ancaman terhadap Korut.

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

Related Search

banner 468x60

Related Posts

Leave a Reply