sakuratoto

Tuduhan PKI, PDIP Respons Kivlan Zen, Ini Kata Budiman!

 NEWS, POLITIK
Iklan Ads

PDIP Respons Kivlan Zen, Budiman: Baru Keluar Kampung Terus Mengomentari

Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kuliner Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kulinerAlam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kuliner Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kuliner

Indoharian – Tuduhan PKI, PDIP Respons Kivlan Zen, Ini Kata Budiman!

 

Indoharian – Politikus asal PDIP (Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan) Budiman Sudjatmiko menyebutkan mantan dari kepala Staf Komando Strategis Angkatan Darat (Kostrad) Mayjen (Purn) PDIP respons Kivlan Zen dan mengatakan tidak perlu untuk berkomentar soal kerja sama PDIP bersama dengan Partai Komunis China.

Menurut dari seorang Budiman, PDIP respons Kivlan Zen dan memang menjalankan kerja sama dan hubungan dengan berbagai parpol diluar negeri, termasuk salah satunya Partai Komunis China.

Meski sudah begitu, dirinya menyebutkan hubungan PDIP bersama Partai Komunis China hanya saja bertukar informasi soal pelembagaan parpol dan bukan bertukar ideologi.

Selain bersama Partai Komunis China, Budiman menyebutkan PDIP juga menjalani hubungan bersama dengan Partai Buruh Australia (Australian Labour Party), Partai Liberal Jerman (National Liberal Party), Partai Sosial Demokrat Jerman(Social Democratic Party of Germany), Partai Demokrat AS dan juga Partai Komunis Cina.

“Jadi Pak Kivlan itu kalau sudah tidak baca dan tidak mengerti perkembangan di dunia, ya lebih baik tidak usah komentar, karena akan menjadi bahan tertawaan,” kata Budiman pada hari Senin (15/10/2018).

Dirinya menyebutkan Kivlan merupakan orang baru di dunia politik yang tidak seharusnya berkomentar soal pergaulan luas PDIP di kancah internasional.

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
NasDem Kritik Kivlan Soal Tudingan Komunis, Lihat Penjelasannya!
Terkuak! Kader PKS Kampanye Negatif, Ini kata Sohibul
Terungkap! Ketua GNPF Puji PKS Ternyata Karena Hal Ini

 

“Janganlah Pak Kivlan yang tidak pernah keluar kampung, kemudian baru keluar kampung, terus mengomentari. Janganlah mengomentari partai yang punya pergaulan luas,” ucap Budiman.

Budiman menyebutkan parpol di Indonesia sudah sepatutnya untuk memiliki hubungan dan juga kerja sama dengan parpol di luar negeri sebagai sarana mengembangkan kapasitas kader maupun institusi partai itu tersendiri.

Bagi seorang PDIP, bentuk dalam kerja sama tersebut biasa dilakukan dengan pertukaran kader maupun anggota legislatif antara PDIP dengan partai di luar negeri guna membahas berbagai macam hal seputar pelembagaan parpol.

“Saling ada pelatihan, misalnya training soal manajemen, pengelolaan partai, strategi kampanye, fund rising. Kami sering mengirim kok ke Australia, China, banyak ya,” ujar Budiman.

Budiman pun mengatakan tidak hanya PDIP saja yang memilki hubungan dengan parpol di luar negeri.

Dirinya mengatakan parpol yang lain seperti Golkar, PKS dan PAN turut memiliki relasi dan bekerja sama dengan partai politik di luar negeri.

“Golkar juga iya, PKS iya, PAN iya, ini buat partai lebih berkembang,” ucap Budiman.

Sebelumnya dalam diskusi ‘Membedah Agenda Politik Komunisme dan Khilafah di Pilpres 2019’ yang digelar di Jakarta, Sabtu (13/10/2018), Kivlan Zen mengatakan tiga partai pengusung petahana Joko Widodo menjalin kerja sama dengan China soal paham komunisme.

Kivlan menuduh ada kerja sama kaderisasi paham komunisme yang dijalin PDIP respons Kivlan Zen, NasDem, Golkar dengan Partai Komunis China.

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

totokita3

Related Posts

Leave a Reply