banner 468x60

Wanita Melahirkan di Kardus Resmi Hari Ini Menikah, Dapat Rumah

 NEWS
banner 468x60

Mensos Siapkan Rumah Aman Untuk Wanita Melahirkan di Kardus

Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate, Politik, Berita Dunia Terbaru, Foto, Video, Ulasan Teknologi, Kesehatan, Alam dan Entertainment News

Mensos Siapkan Rumah Aman Untuk Wanita Melahirkan di Kardus

 

IndoHarian – Masih ingat dengan Isa, perempuan 29 tahun yang menjadi viral di media sosial usai melahirkan di kardus di gang sempit kawasan Tambora, Jakarta Barat? Hari ini, pada hari Jumat 7 Juli 2017, dia melangsungkan pernikahan dengan ayah dari ketiga anaknya.

Akad dan resepsi pernikahan pasangan yang sudah dikaruniai tiga anak ini berlangsung di aula kantor Kelurahan Pekojan, jakbar (Jakarta Barat).

Pantauan IndoHarian.com, aula kantor itu dihiasi bunga warna-warni. Kursi untuk para tamu undangan disusun rapi. Beberapa macam hidangan juga tersedia.

Sang mempelai pria, Joni, mengenakan setelan jas hitam serta sepatu biru, sedangkan Isa berkebaya putih. Pria yang berusia 55 tahun itu, dengan senyum semringah, mengaku sudah menyiapkan cincin untuk menikahi Isa.

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Ketua Partai Nasdem Dipolisikan , Di Duga Sudah Nodai Agama Islam
Ketua MPR RI Dukung Wanita Berpolitik
Djarot Heran Kaesang dipolisikan Hanya Dengan Kata “Ndeso”

“Saya seneng sekali. Ini juga udah kumpul-kumpul uang buat beli cincin satu gram,” tutur Joni.

Lurah Pekojan, Jakarta Barat, Tri Prasetyo mengatakan pemilihan tanggal itu guna menjadi harapan baru untuk keluarga mempelai.

“Tanggal ini sengaja dipilih untuk pernikahan pasangan Joni-Isa. Harapannya menjadi awal lebih baik buat mereka,” tutur Tri di Jakarta Barat.

Sebelumnya, Menteri Sosial (Mensos) Khofifah Indar Parawansa ikut membantu mengurus berbagai surat-surat penting dan kependudukan Isa, perempuan yang berusia 29 tahun yang viral di media sosial usai melahirkan di kardus di gang sempit kawasan Tambora, Jakbar.

Khofifah menyebut permasalahan keluarga Joni dan Isa cukup kompleks. Meski sudah memiliki tiga anak dan membangun rumah tangga di gang sempit, keduanya belum resmi mendapat status suami istri.

“Jadi belum ada ikatan perkawinan yg sah, maka belum punya KK, dan istrinya belum ada KTP. Maka anaknya belum dapat akta lahir, bahkan perlindungan sosial yang dapat terakses,” tutur Khofifah di Rumah Sosial Perlindungan Anak (RSPA) Bambu Apus, Jakarta Timur, pada hari Jumat 16 Juni 2017.

Oleh karena itu, Khofifah menerangkan pihaknya akan membantu keluarga kecil tidak mampu tersebut, diawali dengan menikahkan Isa dan Joni.

“Dari surat nikah, baru kemudian nanti ada KK atau Kartu Keluarga. Usai ada KK akan ada KTP. usai KTP, akan diurus Akta Kelahiran. usai itu semua, maka berbagai program perlindungan sosial akan dapat mereka akses. Jadi posisinya seperti itu,” tutur Khofifah.

Dia menyebutkan, sampai huniannya selesai, Isa bersama tiga anaknya akan menetap di rumah aman Kemensos, dan memperoleh penanganan medis, baik fisik maupun psikologis. Sementara, Joni enggan tinggal di dalam rumah aman dan memilih kembali ke kawasan Tambora.

“Saya juga kemarin saat bersama Menteri Kesehatan, saya sampaikan saya minta ini juga mendapat perhatian utk special treatment, untuk perbaikan gizi anak-anak mereka. Kemudian yg kedua, untuk Bu Isa yang melahirkan di kardus ada psycho social therapy secara khusus, karena terdapat indikasi gangguan mental,” tandas Khofifah.

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

Related Search

banner 468x60

Related Posts

Leave a Reply