banner 468x60

Washington Siap Jatuhkan Sanksi Ke Negara yang Melakukan Perdagangan Dengan Korut

 NEWS, POLITIK
banner 468x60

AS Akan Berikan Sanksi Pada Negara yang Terkait Perdagangan Dengan Korut

Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate, Politik, Berita Dunia Terbaru, Foto, Video, Ulasan Teknologi, Kesehatan, Alam dan Entertainment News

AS Akan Berikan Sanksi Pada Negara yang Terkait Perdagangan Dengan Korut

 

IndoHarian – Menteri Keuangan Amerika Serikat Steve Mnuchin menyebut Washington akan menjatuhkan sanksi pada setiap negara yang melakukan hubungan kaitan perdagangan dengan Korut. Menurut Mnuchin, jika Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) tidak memberikan sanksi tambahan kepada Korea Utara dalam terkaitan uji coba nuklir, dia sudah memiliki perintah eksekutif yang siap untuk diajukan pada orang nomor satu di Amerika Serikat guna menjatuhkan sanksi kepada negara mana pun yang melakukan perdagangan dengan Pyongyang.

“Saya sudah menyiapkan perintah eksekutif, siap untuk diajukan kepada Presiden Donald Trump. Perintah tersebut akan memberi wewenang kepada saya untuk menghentikan perdagangan serta untuk memberikan sanksi kepada siapa pun yang melakukan perdagangan dengan Korut. Presiden akan mempertimbangkan itu pada saat yang pas usai dia memberikan waktu bagi PBB untuk bertindak,” ucap Mnuchin kepada wartawan dalam sebuah penerbangan kembali ke Washington dari Dakota Utara, lokasi Trump memberi pidato mengenai reformasi pajak.

Pada pekan lalu Korea Utara melakukan uji coba nuklir yang berdampak memicu kecaman dunia internasional. Menurut kantor berita resmi Korea Utara, KCNA, pengembangan bom hidrogen tersebut dilakukan di tengah peningkatan ketegangan wilayah menyusul 2 uji peluru kendali antar benua (ICBM) Pyongyang pada bulan Juli, yang bisa terbang sampai sekitar 10 ribu kilometer dan diperkirakan menjangkau beberapa bagian dari daratan utama AS.

 

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Karena Dapat Gaji, Kinerja Airport Helper Menjadi Malas-malasan
Kisah Pilu Kakek Pencuri Ikan Bandeng Hanya Senilai Rp 200
Empat Dusun Anti Rentenir yang Ditakuti Lintah Darat

 

Di bawah kepemimpinan generasi ke 3, Kim Jong-un, Korea Utara berusaha meningkatkan perangkat nuklir kecil dan ringan, yang sesuai dengan peluru kendali balistik jarak jauh tanpa mmpengaruhi jangkauannya, sehingga mampu bertahan usai kembali memasuki atmosfer Bumi.

Korea Utara, yang meningkatkan kegiatan nuklir dan peluru kendalinya meskipun bertentangan dgn resolusi Dewan Keamanan PBB dan menyebabkannya dikenai sejumlah sanksi, “baru-baru ini berhasil” membuat kemajuan dalam pengembangan bom hidrogen yg  akan dimuat dalam ICBM, menurut laporan dari KCNA.

“Bom-H, yang kekuatan peledaknya bisa disesuaikan dari puluhan kilo ton sampai ratusan kilo ton, merupakan senjata termonuklir bersifat multifungsi dengan kekuatan perusak yang dasyat, meskipun diledakkan bahkan di lokasi yang tinggi untuk serangan EMP (Electromagnetic Pulse) super kuat guna menyerang sesuai dgn  tujuan strategis,” ucap KCNA.

Kim Dong-yub, seorang ahli militer di Institut Studi Timur Jauh pdaa Universitas Kyungnam, Seoul, merasa skeptis. “Jika merujuk pada daya ledak puluhan hingga ratusan kilo ton, itu terlihatnya bukan bom H yang sama sekali baru. Kemungkinan itu hanyalah perangkat nuklir yg diperkuat,” ucap Dong-yub, mengacu pada bom atom, yg menggunakan beberapa isotop hidrogen untuk meningkatkan daya kuat ledak.

Daya ledak bom hidrogen bisa mencapai ribuan kilo ton, lebih kuat daripada bom nuklir, yg terakhir di uji Korea Utara pada Bulan September dengan kekuatan hanya sekitar 10 hingga 15 kilo ton, persis dengan yang dijatuhkan di Hiroshima, Jepang, pada Tahun 1945. Washington Siap Jatuhkan Sanksi Ke Negara yang Melakukan Perdagangan Dengan Korut.

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

Related Search

banner 468x60

Related Posts

Leave a Reply