sakuratoto

Wishnutama Ketua Tim Jokowi, Incar Sosok Milenial

 ARTIS, ENTERTAINMENT, NEWS, POLITIK
Iklan Ads

Erick, Najwa, Dan Wishnutama Di Dalam Pusaran Isu Ketua Tim Jokowi

Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kulinerAlam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kuliner

IndoharianWishnutama Ketua Tim Jokowi, Incar Sosok Milenial

 

Indoharian – Sejumlah nama tokoh muda nonpartai politik mencuat Wishnutama Ketua Tim Jokowi di dalam bursa pemilihan Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan bakal calon presiden Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin.

Beberapa nama yang sudah muncul kehadapan publik yang akan menjadi ketua tim itu beberapa di antaranya ialah Najwa Shihab (40), Erick Thohir (48), dan juga Wishnutama (42). Mereka akan bisa menjadi jalan satu-satunya Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin dalam mendapatkan suara kaum milenial dan kelas menengah di dalam Pemilu 2019.

Di dalam pengamat Politik Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Ubedilah Badrun menilai bahwa Tim Kampanye Joko Widodo-Ma’ruf Amin memang membutuhkan seorang sosok yang sangat muda untuk mendapatkan suara pemilih pemula dan milenial yang jumlahnya sudah di perkirakan juga mencapai 30 persen suara nasional.

Menurutnya itu adalah hal yang sangat-sangat penting karena untuk pasangan seorang calon Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin terlihat tua di mata para pemilih. Dari dalam segi umur, Jokowi saat ini telah berumur 57 tahun sementara Ma’ruf 75 Tahun.

“Yang dapat dilakukan kubunya Joko Widodo (Jokowi) adalah guna melengkapi kekosongan citra yang sudah tidak ada di dalam pasangan Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin karena pasangan Jokowi itu terkesan sudah tua kan,” ucap Ubedilah, Kamis (30/8/2018).

Oleh karna itu pasukan Joko Widodo-Ma’ruf Amin membutuhkan seorang sosok muda untuk mengisi posisi ketua Tim Kampanye Nasional tersebut. Selain dari itu, sambung Ubedilah, tiga nama yang sudah muncul pun sudah cukup populer di kalangan anak muda Indonesia.

Di dalam kubu Jokowi-Ma’ruf berharap dengan adanya upaya itu dapat untuk mendulang suara yang signifikan dari sosok kaum muda. Selain dari itu, karena notabene anak muda akan aktif dalam menggunakan media sosial, mereka juga dapat untuk menjadi juru kampanye gratis.

‘Mereka juga bisa menjadi alat yang pas mengkampanyekan pilihannya jadi untuk cukup strategis anak muda tersebut. Anak muda segmennya lumayan gede kemudian anak yang kreatif karena potensi itulah mereka yang sasar dengan menghandalkan harapan dengan mereka tertarik itu bisa menjadikan juru kampanye gratis,” ujarnya.

Kendati juga begitu, pemilihan seorang sosok anak muda untuk menjadi sebagai ketua tim kampanye nasional (TKN) tidak ikut serta merta menghilangkan citra tua di dalam pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin. Di dalam Pasalnya dalam ketua tim kampanye ini tidak merepresentasikan secara penuh citra dari dalam pasangan calon ini. Para pasangan calon lah yang menumbuhkan citranya seseorang itu sendiri.

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Permalukan Demokrat, Megawati ‘Tertibkan’ Hasto
Canda Prabowo Ke Megawati, Ini Tanggapannya!
Fahri Sesalkan PKS Karena Hal Ini

 

Sementara dari itu, peneliti dalam politik Lembaga dalam ilmu pengetahuan Indonesia (LIPI) Siti Zuhro juga menilai dalam pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin sudah cukup sangat seimbang. Bagi Siti, Jokowi sudah mewakili sosok seorang anak muda yang milenial sementara itu Ma’ruf mewakili sosok seorang Islam dan pemilih senior.

“Bapak Joko Widodo merepresentasikan kaum milenial apa yang tidak bisa dia? mau sepeda motor, mau loncat-loncat, mau apa gitu jadi sudah more than enough. Itu Pak Jokowi sudah more than millenial,” katanya.

Menurut Siti sosok mudah di dalam hal ini Erick, Najwa, dan juga Wishnutama Ketua Tim Jokowi tidak di perlukan karena komposisi di dalam kubu Jokowi secara citra sudah sangat cukup seimbang. Malah, menurut dirinya, sosok-sosok muda itu bisa menjadi batu sandungan bagi sorang kubu Joko Widodo.

Siti juga menilai untuk mendapatkan suara anak muda yaitu seorang sosok Erick, Najwa, dan juga Wishnutama memang sudah cukup efektif. Karena mereka itu adalah sosok tokoh-tokoh yang sudah cukup populer di dalam kalangan milenial.

Bilang saja Najwa yang memiliki kemampuannya sebagai jurnalis menelanjangi narasumbernya, kemudian keberhasilan Wishnutama dengan stasiun televisinya dan Erick Thohir dan juga dengan Asia Games-nya.

Hanya saja hal itu tidak cukup untuk menjadi modal sebagai Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN). Menurut dari Siti selain menjadi penjaring suara, kapabilitas manajerial seorang Ketua Tim Kampanye Nasional juga sudah sangat di butuhkan.

“Menurut saya terkenal saja tidak cukup karena terkenal bukan salah satu persyaratannya, dikenal dengan kompetensinya terkait dengan politik, demokrasi,” kata Siti.

Siti menyatakan Ketua Tim Kampanye Nasional juga memiliki sederet tugas yang harus diemban untuk memenangkan pasangan calon yang didukungnya. Ketua Tim kemenangan harus mampu dalam mengelola tim dengan level nasional.

Untuk memenangkan pemilu dan pilpres, ketua tim kampanye harus memiliki sebuah peta jalan dan saling membagi tugas agar para anggotanya tepat sasaran.

Seseorang ketua tim kampanye nasional pun tidak boleh bermasalah dalam hal komunikasi dengan segala macam basis kekuatan. Dia, ucap Siti, harus bisa melakukan lobi mulai dari tataran elite politik, pengusaha, sampai kalangan akar rumput.

“Kompetensi bukan dalam sekedar popularitas. Dia juga yang mengelola siapa yang melakukan otaknya sudah ada, tugas tim kampanye sangat berat, populer itu aksesoris saja lah,” terangnya.

Menuju pada kriteria-kriteria tersebut, menurut dari Siti, nama Najwa, Erick dan juga Wishnutama belum cukup dalam kapasitas untuk menjadi ketua tim kampanye nasional. Lebih baik, ucap Siti mereka akan ditempatkan sebagai tim sukses atau pun juru kampanye.

Tapi, bagi Ubed ketiga nama yang muncul tersebut sudah memiliki kapabilitas yang cukup sebagai Ketua Tim Kampanye Nasional. Ia berpendapat untuk melihat kepada pengalaman, rekam jejak, latar belakang dan popularitas tiga sosok orang tersebut.

Najwa yang sangat populer dengan program bincang Mata Najwa sempat juga berada di kursi wakil pemimpin redaksi stasiun televisi berita Metro TV, dan kini membuat dan memimpin platform televisi digital. Menurut Ubed, sebagai jurnalis senior dari seorang Najwa pun memiliki pengalaman dan akrab dengan para-para tokoh nasional termasuk para petinggi politik yang sudah tergabung dalam Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf.

Sementara dari itu Erick Thohir secara manajerial terbukti lewat kemampuan untuk memimpin grup perusahaan media yang juga menaungi grup media massa terkait dalam kelompok Islam, Republika. Di kalangan anak muda, dia pun sangat dikenal karena kiprahnya di dalam bidang olahraga yaitu lewat kepemilikan klub basket yang berada di Amerika Serikat dan juga klub sepak bola Italia, Internazionale Milan.

Terkini, kiprahnya makin sangat dikenal publik Indonesia hingga akar rumput sebagai Ketua Komite Penyelenggara Asian Games Indonesia 2018.

“Hanya saja catatan kelemahan pada diri mereka adalah mereka belum berpengalaman didalam dunia politik, nanti kemungkinan akan ada benturan dengan partai politik nanti langkah politik berseberangan dengan bidang bisnis, ketiganya kan berkecimpung di dunia bisnis dan media,” kata Ubedilah.

Sedangkan seorang Wishnutama Ketua Tim Jokowi, dirinya sangat dikenal sebagai pemimpin stasiun televisi yang mengambil segmentasi kelompok milenial yaitu Net TV. Selain itu, seperti Erick, Wishnutama pun dikenal karena kiprahnya mengelola upacara pembukaan Asian Games 2018 yang sangat rapi dan mewah.

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

totokita

Related Posts

Leave a Reply