Buset!! Guru Gilak Berakhir Di Penjara

Karna Ajak Tidak Pasang Foto Presiden Guru Gilak Berakhir Di Penjara

Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Indoharian, news, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com

Buset!! Guru Gilak Berakhir Di Penjara

IndoHarian – Polres Metro Jakarta Utara saat ini sudah menetapkan Guru Gilak yang bernama Asteria Fitriani sebagai seorang tersangka kasus ujaran kebencian di medsos. Asteria ditetapkan sebagai seorang tersangka karena mengunggah ajakan untuk tak memasang foto Presiden di sejumlah media sosial.

Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Budhi Herdi Susianto,, mengatakan Asteria sudah di tetapkan sebagai tersangka setelah dilakukan penyelidikan yang melibatkan ahli ITE, ahli bahasa, dan juga ahli pidana.

Adapun peristiwa tersebut dilakukan Guru Gilak melalui akun media sosial, yakni oleh tersangka AF tanggal 26 Juni 2019 dengan cara mengupload di Facebook-nya dan media sosial lain milik yang bersangkutan,” kata Budhi dalam konferensi pers di Mapolres Metro daerah Jakarta Utara.

Kemudian, di tanggal 1 Juli 2019, unggahan Asteria tersebut dilaporkan oleh salah seorang warga berinisial TCS dengan dugaan adanya sebuah pelangggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Atas sebuah peristiwa tersebut, polisi berpendapat, bahwa tersangka AF patut diduga melakukan pelanggaran pidana, baik UU ITE ataupun UU hukum pidana.

“Ancaman hukuman pidana yang paling lama yakni adalah 6 tahun penjara atau denda maksimal Rp1 miliar,” kata Budhi.

Dijelaskannya, sebab ancaman hukumannya di atas lima tahun, maka tersangka langsung dilakukan penahanan. Oleh sebab itu, saat tersangka ditangkap pada Selasa maka saat inisudah 1×24 jam. “Sudah masuk penahanan,” ucapnya

Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Indoharian, news, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com

Adapun unggahan Guru Gilak yakni adalah, “Kalau boleh usul di sekolah-sekolah tak usah lagi memajang foto Presiden & Wakil Presiden. Turunin aja semua foto-fotonya. Kita sebagai seorang guru nggak mau kan mengajarkan anak-anak kita tunduk mengikuti dan membiarkan semua kecurangan dan ketidakadilan. Cukup pajang foto GOODBENER kita aja, Gubernur Indonesia Anies Baswedan.”

Sebelumnya, tersangka sempat diduga sebagai salah seorang guru di sebuah sekolah di daerah Jakarta, tapi setelah diperiksa, tersangka diketahui yakni bukan guru sekolah. “Yang bersangkutan juga berprofesi sebagai seorang guru, tapi guru les bimbingan belajar,” tutur Kombes Budhi.

Budhi menjelaskan, tersangka mengaku terpengaruh dengan lingkungan sekitar, terutama di kondisi pascapemilu.Dia masih terbawa emosi, belum dapat menahan diri, sehingga dirinya mengunggahnya.

Asteria Fitriani pun juga dihadirkan kala konferensi pers berlangsung di Mapolres Metro Jakarta Utara menyampaikan ada sebuah penyesalan dan permintaan maaf atas unggahannya di media sosial.

“Bersama dengan ini, saya ingin menyampaikan permohonan maaf saya kepada seluruh masyarakat atas unggahan saya per tanggal 26 Juni 2019 yang sudah membuat keresahan di masyarakat,” ungkap Asteria.

Guru Gilak mengaku menyesal tak bijak berucap di media sosial dan juga ia tidak mempertimbangkan dampak dari unggahanya.”Saya tak ada niat sama sekali untuk menghasut atau mengajak orang orang untuk melakukan sesuatu yang seperti disangkakan masyarakat,” ucapnya bersedih

Sumber :

Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Indoharian, news, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *