Berikut Ini 4 Hal Terkait Oknum Putra Polisi DiTakalar Setubuhi Rekan Wanita
Indoharian – Seorang Oknum Putra Polisi DiTakalar setubuhi rekan wanita, seorang remaja yang merupakan seorang putra anggota
polisi di Takalar, Sulawesi Selatan (Sulsel) dilaporkan ke pihak kepolisian atas kasus persetubuhan anak di bawah umur. Namun
remaja yang berusia 17 tahun itu ternyata belum diamankan.
Persetubuhan itu terjadi di sebuah ruko di Biringbalang, Kelurahan Bajeng, Kecamatan Pattallassang, Takalar, hari Rabu (27/9).
Korban diduga disetubuhi dalam kondisi mabuk.
Berikut ini 4 hal yang diketahui dari kasus Oknum Putra Polisi DiTakalar setubuhi rekan wanita:
1. Berawal dari Korban Diajak Pesta Miras
Kasat Reskrim Polres Takalar Iptu Asnawi mengatakan bahwa kasus ini berawal pada saat korban dijemput di rumahnya oleh rekan
terduga pelaku. Korban kemudian dibawa ke sebuah ruko untuk ikutan meminum minuman keras (miras).
“Korban ini dijemput oleh temannya, teman laki-laki yah yang sebelumnya itu chat si korban diajak mau minum ndak? Yah oke akhirnya
mau akhirnya korban dijemput begitu, itu ada bukti chatnya,” ujar Iptu Asnawi kepada wartawan, hari Senin (20/11).
“Dijemput lah bawa ke suatu tempat minum secara sama-sama ditempat itu toh, minum sama-sama kemudian setelah ini berjalan minum,
minum-minuman keras itu kan cowoknya itu empat ceweknya sendiri,” lanjutnya. Kemudian beberapa saat setelah itu satu persatu laki-laki
tersebut meninggalkan korban dan terduga pelaku di dalam ruko tersebut. Ketika mereka hanya tinggal berdua itulah terjadi persetubuhan
tersebut.
SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya |
Masyarakat laporkan Iklan Susu Prabowo Dilaporkan |
Viral! BLACKPINK Terima Penghargaan Kehormata |
Anies Kritik Pembangunan IKN, Kubu Prabowo Heran |
“Salah satunya itu ada yang keluar ke depan itu untuk menelpon, ada kemudian satu kebebalan ke kamar mandi lagi buang air menurut keterangan
dari korban dan saksi sendiri ini dan ada yang satu di suruh keluar ke depan ko dulu disuruh keluar begitu. Setelah tidak ada itu mereka berdua
di dalam sedang terjadi persetubuhan,” jelas Asnawi.
2. Polisi Ungkap Tak Ada Unsur Paksaan
Iptu Asnawi juga mengatakan bahwa berdasarkan dari hasil pemeriksaan, korban dan pelaku melakukan hal tersebut tanpa adanya unsur pemaksaan.
Menurutnya, keduanya melakukannya atas dasar suka sama suka. “Dari hasil pemeriksaan korban sendiri tidak ada pemaksaan seperti itu,” kata Asnawi.
Namun menurut Asnawi, kasus ini akan tetap diproses sebab korban merupakan anak di bawah umur. “Namanya anak di bawah umur yah tetap kita
ini (proses),” kata Asnawi.
3. Terduga Pelaku Seorang Putra Polisi
Asnawi menyebut terduga pelaku yang berinisial MT. Dia merupakan seorang putra anggota polisi yang bertugas di Takalar.
“Salah satu yah itulah (anak oknum polisi),” katanya. Kendati demikian, kata Asnawi, pihaknya akan tetap memperoses terduga pelaku. Hanya
saja, terduga pelaku masih belum diketahui keberadaannya. “Sementara masih dalam pengejaran oleh anggota. Istilahnya temannya yang lain ini
temannya sudah diamankan cuma kan dari hasil pemeriksaannya dia tidak melakukan dan hasil keterangan korban sendiri dia tidak melakukan cuma
sama-sama minum,” pungkasnya.
4. Terduga Pelaku Sudah 2 Kali Mangkir
Iptu Asnawi mengungkapkan penyidik sejauh ini sudah melakukan pemanggilan terhadap terduga pelaku sebanyak 2 kali. Namun terduga selalu mangkir
dalam panggilan pemeriksaan tersebut.
“Sudah, sudah sebanyak dua kali dipanggil tapi pelaku tidak hadir,” ujar Iptu Asnawi, hari Kamis (23/11).
Atas dasar itu, polisi kini sudah mengeluarkan surat perintah untuk membawa Oknum Putra Polisi DiTakalar setubuhi rekan wanita guna untuk
kepentingan pemeriksaan. “Olehnya dikeluarkan surat perintah membawa. Surat perintah membawa namanya itu,” ujarnya.
sumber : detik
Berita hari ini Berita Indonesia Terbaru Berita Terkini berita terupdate Indoharian news Politik Terkini Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.comBerita Dunia Terbaru