1 Buron Terkait Pelaku Penusukan Prajurit Serda Saputra Tertangkap Di Sulawesi Selatan

Indoharian – Pelaku Penusukan Prajurit Serda Masih Buron, Ini Kata Polisi
INDOHARIAN.COM – Seorang pelaku perusakan Hotel Mercure Tambora Jakarta Barat yang berujung terhadap tewasnya prajurit TNI, Serda Saputra, tertangkap Kepolisian Bulukumba, Selawesi Selatan. Pelaku penusukan prajurit berinisial R, dipastikan ikut serta pada perusakan hotel tersebut.
Usai kejadian berdarah tersebut, Pelaku melarikan diri.
”Pelaku berhasil kami amankan serta Kamis sore bersama Tim Jatanras pada bawah pimpinan AKP Dimitri Mahendra telah sampai pada Bandara Soekarno Hatta,” Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat Kompol Teuku Arsya melalui keterangan tertulis, pada hari Jumat (2/7/2020).
Dia menyatakan pelaku penusukan prajurit, perusakan Hotel Mercure Tambora Jakarta Barat, mengakibatkan seorang Babinsa Tambora Serda Saputra menjadi korban serta mengalami luka tusukan sampai mengembuskan napas terakhirnya. Saat ini, R tetap menjalani pemeriksaan intensif.
Menurutnya, penyidik sedang menggali peran R mengenai tewasnya Serda Saputra.
”R sedang kami laksanakan pemeriksaan intesif agar menggali peranan tersangka pada kejadian itu,” kata Arsya.
Fakta Baru
Komandan Pusat Polisi Militer (Danpuspom) TNI Mayjen Eddy Rate Muis mengatakan, pembunuhan kepada anggota TNI, Serda Saputra bukan dilaksanakan oleh satu orang, tetapi melibatkan beberapa orang. Eddy mengatakan, tiga pelaku di antaranya ialah oknum TNI.
SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya |
mendagri bantah walikota |
Sanchez tampil apik |
Poco M2 resmi rilis |
”Tersangka pertama ialah oknum TNI Letnan RW. Terdapat dua anggota TNI AD yang ikut terlibat Sertu H, dan Koptu S. Selanjutnya tersangka sipil 6 orang serta menjadi kewenangan pihak Polri. Kini tengah ditangani Polres Metro Jakarta Barat,” ucap Eddy ketika rilis di Jakarta Utara, pada hari Kamis (2/7/2020).
Dia menjelaskan, Polisi Militer Angkatan Darat dengan Angkatan Laut bekerja sama untuk menangani kasus pembunuhan Serda Saputra secara cepat.
”Penyidik Polisi Militer mengecek 20 saksi terdiri dari 17 orang sipil, dua orang militer 2 serta satu orang polisi. Selain hal tersebut, menyita barang bukti seperti senjata api, proyektil, pakaian korban serta properti hotel yang dirusak,” kata Eddy.
Ia pun membeberkan kegiatan para tersangka yang salah satunya anggota TNI tersebut. RW, lanjut dia, melakukan pembunuhan dengan senjata tajam, merusak fasilitas hotel serta menyalah gunakan senjata api (senpi).
”Dia mengakui telah melakukan, barang bukti telah di periksa ke lab telah setelah darah yang terdapat pada lab. Selanjutnya selonsong proyektil telah diperiksa pada lab seperti senjata yang digunakan sesuai dengan uji balistik,” kata dia.
Sedangkan hal tersebut, peran Sertu H dengan Koptu S memberikan, meminjamkan senjata api terhadap tersangka.
”Jadi senjata api yang digunakan oleh tersangka dipinjam dari tersangka sersan H itu,” kata Eddy soal pelaku penusukan prajurit Saputra.
Sumber: Liputan6.com
Berita Dunia Terbaru Berita hari ini Berita Indonesia Terbaru Berita Terkini berita terupdate Indoharian news Pelaku Penusukan Prajurit Politik Terkini Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com