SERAKAH! PDIP Berebut Kursi MPR, Gerindra Dongkol!

PDIP Berebut Kursi MPR, Ahmad Basara: Tidak masalah Tak Jadi Ketua MPR

Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Indoharian, news, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com,

Indoharian – SERAKAH! PDIP Berebut Kursi MPR, Gerindra Dongkol!

 

Indoharian – Salah satu dari Ketua DPP PDIP berebut kursi MPR yang bernama Ahmad Basarah mengatakan tidak masalah kursi Ketua MPR periode 2019-2024 tidak menjadi milik pihak dirinya. Dirinya pun menyarankan mekanisme aklamasi atau persetujuan tanpa voting dalam pemilihan dirinya.

“Tidak masalah tidak jadi Ketua MPR. Nah, PDIP tidak ingin terjebak terus dalam urusan rebutan kekuasaan ketua dan juga wakil ketua MPR,” ucap seorang Basarah di Kompleks MPR/DPR, Senayan, Jakarta, pada hari Selasa (13/8/2019).

Lebih lanjut lagi, Basarah menyebutkan kalau PDIP nantinya akan berfokus untuk menyiapkan berbagai rencana kerja strategis MPR yang akan dilakukan lima tahun ke depan. Salah satu agenda itu, ucap dirinya, ialah amandemen terbatas UUD 1945.

 

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Kambing hitam Gerindra
Anies temui Joko Widodo
balas PDIP di Rakernas

 

Dirinya menyebutkan agenda amandemen terbatas UUD 1945 tersebut harus segera diselesaikan oleh anggota MPR periode 2019-2024 karena tidak kunjung dilakukan sama para anggota MPR di periode 2014-2019 tersebut.

“Karena kita sekali lagi stressing nya pada apa kinerja MPR. Nah, tentu kita sangat mengingatkan ini lho agenda MPR pada periode 2014-2019 punya buatan besar yang tertunda karena ada pemilu,” ucap seorang Basarah.

Dari sisi lain, Basarah menyebutkan kalau Ketua Umum PDIP berebut kursi MPR, Megawati Soekarnoputri menyebutkan untuk paket pimpinan MPR nantinya dapat dipilih secara aklamasi dan juga mengedepankan musyawarah.

Mekanisme tersebut, ucap dirinya, harus segera dilakukan untuk internal MPR selalu kompak dan tak terkotak-kotak seperti gelaran Pemilu 2019 kemarin.

“Karena kenapa? Supaya agenda dari amandemen terbatas tersebut smooth. Tidak ada hidden agenda, tidak ada lagi yang mencuri di tikungan dan sebagainya,” ucap dirinya.

Beberapa waktu kemarin, Basarah sempat menyebutkan bahwa tidak ada ketentuan di UU MPR, DPR, DPD, DPRD (MD3) yang juga melarang partainya untuk menduduki kursi Ketua DPR dan MPR sekaligus.

“Bagi sebuah PDI-Perjuangan memang tidak ada ketentuan kalau kalau sudah memiliki ketua DPR maka tidak boleh memiliki Ketua MPR, tidak ada lagi ketentuan di MD3 maupun tatib MPR,” ucap dirinya.

PDIP berebut kursi MPR, yang ialah merupakan pemenang pemilu Legislatif 2019, otomatis dapat untuk menduduki kursi Ketua DPR. Ketua DPP PDIP Puan Maharani dikatakan sangat berpeluang besar menjabat posisi tersebut.

Sumber: CNNIndonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *