WOW! Gabung Ke Pemerintah, Gerindra Tuntut Jatah Menteri

Gerindra Tuntut Jatah Menteri Rupanya Salah, Yang Sebenarnya Terjadi Ialah PDIP Berhak Untuk Menuntut Jatah Menteri Lebih Banyak Dari Yang Lain

Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Indoharian, news, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Sumpah jabatan Megawati

Indoharian – WOW! Gabung Ke Pemerintah, Gerindra Tuntut Jatah Menteri

 

Indoharian – Politikus dari Partai Gerindra tuntut jatah Menteri yang bernama bernama Andre Rosiade sangat menilai kalau kelakar dari seorang Megawati masalah “jatah” menteri yang disebutkan kepada Kongres V PDI Perjuangan merupakan hak dari partai itu. Andre pun sangat menilai kalau sangat wajar PDIP sebagai salah satu partai pemenang pemilu meminta “jatah” lebih banyak kepada Jokowi.

“Kongres PDIP tersebut kan Bu Mega telah berkomunikasi di dalam internal. Kebetulan seorang Pak Joko Widodo juga kader dari partai PDIP,” ucapnya, di Jakarta, pada hari Sabtu (10/8/2019).

Hal tersebut dikatakannya sesudah diskusi Perspektif Indonesia bertemakan “Membaca Arah Tusukan Pidato seorang Mega” yang diselenggarakan di Populi Center dan Smart FM Network. Menurut dirinya, PDIP sebagai salah satu partai pemenang pemilihan umum (pemilu) dan juga partai lahir dari Presiden Jokowi sudah sangat lumrah dan juga wajar untuk meminta jatah kursi menteri.

 

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
jatah menteri untuk parpol
PPP tagih jatah Menteri
Sumpah jabatan Megawati

 

“Yang lain juga aja ada yang minta 11, yang lain juga ada yang minta 10. Bahkan, yang lain aja ada yang ngotot kalau Jaksa Agung harus dari parpol tertentu, boleh saja kan,” ucap anggota Bidang Komunikasi DPP Partai Gerindra tersebut.

Bagi seorang Rosiade, Gerindra tuntut jatah Menteri akan selalu sedia untuk berada di dalam ataupun luar pemerintahan. Yang sangat penting, bisa memberikan kontribusi positif bagi bangsa dan juga negara ke depan. “(Kelakar jatah menteri) tersebut adalah hak PDIP, kami tidak ingin mencampuri. Urusan seorang menteri, urusan Pak Jokowi, Gerindra itu tidak ingin ikut campur,” katanya.

Sebelum itu, dalam pidato sambutan dirinya pada Kongres V PDIP di Bali, Ketua Umum dari PDIP Megawati Soekarnoputri sangat berkelakar kalau partai itu harus memeroleh kursi menteri yang banyak. Mega juga bercanda tidak mau menerima jika partainya hanya diberikan empat kursi menteri.

“Kalau konsep tersebut diterima ya kita bisa realisasikan,” ujarnya.

Namun begitu, Dasco mengatakan kalau Prabowo Subianto sebagai Ketua Umum Partai Gerindra belum membahas masalah deal-deal politik itu bersama Jokowi maupun partai koalisi pemenang. Meskipun pertemuan Jokowi bersama dengan Prabowo dan juga Megawati dengan Prabowo sudah terlaksana, namun pembahasan masalah politik masih sejauh dalam tataran pembahasan konsep.

“Sampai saat ini kita tidak pernah ngomong kita minta sekian (jatah menteri) dan di sana (koalisi Jokowi dan juga Maruf) juga belum tawarkan berapa. Sekarang itu kita baru tahap bahas konsep,” kata seorang Dasco.

Hanya saja dalam kegiatan merilis survei Nasional yang diselenggarakan oleh Cyrus Network, Ketua dari DPP Partai Golkar dan juga sekaligus Ketua DPR RI yang bernama Bambang Soesatyo sudah menyambut Gerindra melewati Dasco.

Gerindra tuntut jatah Menteri “Saya sebutkan kepada Dasco, welcome join to the club,” ucap Bamsoet, panggilan akrab Bambang Soesatyo.

 

Sumber: Republika

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *