Kpk DiSebut Tidur Nyenyak Apakah Benar ???

KPK DiSebut Tidur Nyenyak
IndoHarian – KPK DiSebut Tidur Nyenyak, Mantan dari kepala satuan tugas Komisi Pemberantasan Korupsi yakni Novel Baswedan pun menyebutkan bahwa, Ketua KPK yakni Firli Bahuri seharusnya sekarang yang tidak boleh tidur nyenyak. Hal ini pun lantaran Firli belum juga bisa menangkap salah seorang tersangka buron Harun Masiku.
Intinya, bahwa memang benar tidur nyenyak atau tidak itu memang bukan urusan Firli. Harusnya Firli yang gak boleh tidur nyenyak sebab hingga kini belum tangkap buronan HM sampai dengan sekarang,” ucap Novel dalam keterangan, hari Senin (23/5).
Novel pun lantas menawarkan bantuan untuk pihak KPK guna menangkap Harun Masiku. Dia sangat meyakini bahwa sebenarnya tidak membutuhkan waktu lama hanya untuk meringkus mantan dari politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tersebut.
Bila saja tidak mampu, bisa minta juga bantu kami untuk tangkap HM. Saya yakin gak perlu waktu yang begitu lama. Itu pun bila Firli punya kemauan untuk bisa menangkap,” katanya.
KPK DiSebut Tidur Nyenyak Hal tersebut pun dilontarkan langsung Novel guna menanggapi pernyataan dari Firli yang menyebutkan bahwa Harun Masiku gak akan bisa tidur nyenyak lantaran yang berstatus sebagai seorang buronan. Lembaga antirasuah itu masih terus memburu Harun Masiku sampai dengan saat ini.
Dan saya sangat yakin sampai hari ini dia gak bisa tidur nyenyak sebab sampai kapan pun bakan dicari oleh KPK, cuma tunggu waktu dia pasti tertangkap,ungkap dari Ketua KPK, Firli Bahuri seperti yang sudah dikutip dari akun resmi Youtube KPK.
Harun Masiku termasuk ke dalam daftar buron oleh pihak KPK pada 17 Januari 2020. Namun, sampai saat ini KPK maupun pihak dari aparat penegak hukum lain belum dapat bisa menemukan keberadaannya.
Harun yakni merupakan tersangka dari kasus suap PAW Anggota DPR periode 2019-2024. Status tersebut dia sandang bersamaan dengan tiga tersangka lain yakni mantan dari komisioner KPU Wahyu Setiawan, mantan dari anggota bawaslu Agustiani Tio Fridelia dan juga pihak swasta Saeful.
SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya |
Viral !! Pernikahan Maudy Ayunda Trending Di Twitter |
Bertemu Sekali Langsung Lamaran, Cerita Pasutri Berawal Penolakan |
Sejarah Timnas Basket Indonesia Meraih Emas |
Wahyu disebut-sebut pun sudah menerima suap Rp 900 juta guna untuk meloloskan caleg PDIP, Harun Masiku sebagai salah seorang anggota dewan menggantikan caleg terpilih atas nama Nazarudin Kiemas yang meninggal dunia pada Maret 2019 lalu.
Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri pada Senin (23/5), menyatakan, KPK telah berkoordinasi dengan lembaga internasional guna memburu Harun Masiku. “KPK juga telah berkoordinasi dengan banyak lembaga internasional. Untuk dapat membantu melakukan perburuan DPO HM ini,” ucap dari Ali.
KPK DiSebut Tidur Nyenyak , KPK pun sudah melakukan koordinasi dengan Kementerian Hukum dan juga HAM sebagai seorang institusi yang punya otoritas untuk dapat memantau pergerakan seseorang di lintas batas negara juga melalui jalur keimigrasian dalam pencarian tersangka Harun Masiku. Selain dari itu, KPK pun meminta masyarakat yang mengetahui keberadaan Harun supaya melapor segera ke aparat berwenang.
Sumber : Republika
Berita Dunia Terbaru Berita hari ini Berita Indonesia Terbaru Berita Terkini berita terupdate Indoharian news Politik Terkini Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com