OSO Jabat Ketum Hanura, Pengamat: Jangan Lupa Sama Masa Lalu

767 views
Mantratoto

OSO Jabat Ketum Hanura Periode 2019-2024 Secara Aklamasi Dalam Musyawarah Nasional (Munas) III

Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Indoharian, news, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, OSO Jabat Ketum

IndoharianOSO Jabat Ketum Hanura, Pengamat: Jangan Lupa Sama Masa Lalu

INDOHARIAN.COM – Mantan Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD), Oesman Sapta Odang, sebutan akrabnya OSO Jabat Ketum Hanura periode 2019-2024 secara aklamasi dalam Musyawarah Nasional (Munas) III

“Sudah terpilih, Pak OSO melalui aklamasi malam ini,” kata Ketua DPP Hanura, Inas Nasrullah kepada CNNIndonesia.com melalui sambungan telepon, Rabu (18/12) dini hari WIB.

Proses pemilihan yang berlangsung tertutup tersebut memuluskan langkah OSO memimpin Hanura lima tahun mendatang. Inas menjelaskan, penetepan OSO berlangsung tak kurang dari satu jam usai OSO sebelumnya dinyatakan demisioner oleh peserta Munas.

“34 DPD bulat mendukung penuh. Sementara pesaingnya tidak mendapat dukungan,” kata Inas menegaskan, sembari membenarkan bahwa sebelumnya Mirwan Amir disebut-sebut bakal maju menjadi pesaing OSO.

Terpilihnya OSO Jabat Ketum Hanura boleh jadi lebih cepat dari semestinya. Sebab, OSO sebelumnya bahkan mengaku belum dapat memastikan dirinya kembali terpilih secara aklamasi.

“Ini saya belum tahu, saya tunggu putusan dalam sidang-sidang ini,” ucap OSO, usai membuka Munas, Selasa (17/12) malam.

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Gibran Kalah Pamor
PKB sindir PPATK
DPR Periksa Tito

Seperti diketahui, OSO kembali mencalonkan diri sebagai orang nomor satu di partai tersebut, dan diprediksi menjadi calon tunggal. OSO sendiri mengaku belum mengetahui hal tersebut lantaran rapat masih dalam Munas masih akan terus berjalan.

“Saya belum tahu, ini kan semua masih dalam perjalanan yang atur dalam panitia,” jelas dirinya.

Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno mengingatkan agar konflik internal menjadi pembelajaran partai tersebut untuk segera disudahi.

“Mestinya hanura berfikir bagaimana bisa mengkonsolidasi ulang semua kekuatan politiknya menyongsong pilkada serentak sekaligus persiapan untuk pemilu 2024. Bukan malah saling meminta mundur,” ucap Adi saat dihubungi, Rabu (18/12/2019).

Adi menilai, gagalnya Hanura mengirimkan wakilnya di Senayan karena partai ini tidak bisa menyelesaikan konflik di internalnya. Alih-alih, konsentrasi di Pemilu, partai ini justru dilanda dualisme kepengurusan.

Menurutnya, momentum Munas atau kegiatan konsolidasi internal yang dilakukan di masing-masing partai politik biasanya untuk menyolidkan, bukan malah sebaliknya.

“Justru kontraproduktif kalo terus saling serang dan saling meminta mundur. Konflik hanya akan membuat Hanura makin susah menghadapi gelaran politik ke depan,” pungkasnya menanggapi OSO Jabat Ketum Hanura.

Sumber: CNNIndonesia

Berita Dunia Terbaru Berita hari ini Berita Indonesia Terbaru Berita Terkini berita terupdate Indoharian news OSO Jabat Ketum Hanura Politik Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com

Author: 
    author

    Related Post

    Leave a reply