Andi Arief Menanggapi Soal Politikus PDIP Diburon Oleh KPK

Indoharian – Politikus PDIP Diburon?? Ada Nama Keluarga Presiden Jokowi
Indoharian – Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Andi Arief menanggapi kabar bahwa adanya seorang Politikus PDIP Diburon oleh KPK yang merupakan staf Kepala Nakamla, Ali Fahmi alias Ali Habsyi, yang kini menjadi buronan.
Tanggapan tersebut dia sampaikan melalui akun Twitternya @AndiArief__, Jumat, 19 Oktober 2018.
“Kalau jadi buronan itu ya dikejar,” tulis Andi.
Andi pun melanjutkan cuitannya di Twitter tentang Politikus PDIP Diburon, dia mengatakan kasus suap dan pengaturan proyek di Bakamla cukup mengagetkan karena ada nama keluarga Presiden Jokowi.
“Kagetnya itu KPK enggak bisa menangkap Kader PDIP Fahmi yang menjadi kunci untuk mengurai kasus ini,” ungkap dia lagi.
“KPK bisa meminta bantuan densus yang ahli menangkap buronan,” tambah Arief.
Lebih lanjut, Andi juga menyentil Indonesia Corruption Watch atau ICW dan juga salah satu aktivisnya, Emerson Yuntho, mengenaik kasus ini, dia bertanya apakah mereka tahu keberadaan sang buronan tersebut.
“Apakah ICW dan @emerson_yuntho mengetahui posisi kader PDIP yang buron atas kasus Bakamla? Ini serius nanya,” ujar Andi.
SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya |
RASIS!!! Ahmad Dhani Jadi Tersangka Lagi |
TAK LAZIM!!! Politik Saling Serang Agar Naikkan Elektabilitas |
EMOSI!!! Data Tidak Akurat, KPU Diingatkan Kemendagri |
Sebelumnya di beritakan, Komisi Pemberantasan Korupsi kehilangan jejak politikus PDIP sekaligus Kepala Bakamla, Ali Fahmi alias Ali Habsyi, hal tersebut membuat keluarga Jokowi belum memiliki usut lembaga antirasuah itu, terkait dengan kasus suap pengurusan anggaran proyek Bakamla.
Juru bicara KPK, Febri Diansyah, mengatakan pihaknya sudah berusaha untuk mencari Ali Habsyi, namun sampai dengan saat ini hasilnya masih nihil.
“Sudah kami datangi rumahnya serta jgua di panggil berulang – ulang tapi hasilnya masih nihil,” ujar Febri.
Meski jejak politisi yang merupakan staf khusus Bakamla Ali Fahmi alias Ali Habsyi tak terendus oleh Komisi Pemberantasan Korupsi.
Ihwal ini membuat lembaga antirasuah ini belum mengusut dugaan keterlibatan keluar Jokowi, terkait dengan kasus dugaan suap penganggaran proyek Bakamla.
Keterangan dari Ali Fahmi itu dinilai sangat penting sekali, ihwal keterangan terdakwa mantan Anggota Komisi I DPR, Fayakhun Andriadi, oleh karena penting, maka Politikus PDIP Diburon oleh KPK.
Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate
Alam dan Entertainment News Berita Dunia Terbaru Berita hari ini Berita Indonesia Terbaru Berita Terkini berita terupdate Foto Indoharian kesehatan Politik Politikus PDIP Diburon Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com Ulasan Teknologi Video