Wacana Penundaan Pemilu 2024 Sungguh Tak Logis Menurut AHY

Reaksi AHY
IndoHarian – Wacana Penundaan Pemilu 2024, Ketua Umum dari Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang mengatakan bahwa penundaan Pemilu 2024 yang disuarakan beberapa pihak merupakan sebuah wacana yang tidak logis sebab bertentangan dengan sebuah konstitusi dan demokrasi. Ada yang menginginkan dan juga menyuarakan sebaiknya pemilu diundur. Menurut saya, ini pernyataan yang sudah tidak logis. Apa dasarnya, yang jelas itu sudah tidak sesuai dengan konstitusi bahwa ada sebuah masa kepemimpinan yang musti dipatuhi bersama, baik itu di tingkat nasional, provinsi, maupun kabupaten/kota,” ucap AHY dalam siaran pers yang diterima di Jakarta.
Hal tersebut dikemukakannya ketika melantik pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Demokrat Provinsi Riau dan kota Banten secara daring, Sabtu (26/2). Lebih lanjut, AHY juga sempat menyoroti perihal kemunculan dari wacana tersebut yang sudah mengatasnamakan aspirasi rakyat. Menurutnya, klaim tersebut sudah tidak berdasar.
Masyarakat yang mana ni yang didengarkan. Yang jelas, Partai Demokrat mengelilingi 34 provinsi, ratusan kabupaten/kota, yang ada masyarakat justru sudah mengeluh terhadap situasi hari ini yang tak kunjung membaik. Kalau pun ada yang membaik, itu sangat lambat,” ujarnya.
Dengan demikian, AHY juga memandang wacana penundaan Pemilu 2024 yang sudah mengatasnamakan aspirasi masyarakat justru terkesan memainkan suara rakyat. kemudian berkenaan dengan pemikiran bahwa penundaan Pemilu 2024 dibutuhkan supaya Indonesia mampu berfokus pada pemulihan ekonomi pascapandemi Covid-19, menurutnya, hal tersebut gak sepatutnya dijadikan sebuah alasan menunda pesta demokrasi.
SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya |
Terlibat Kasus, Bareskrim Telusuri Aset Indra Kenz |
Demokrat: Jokowi Akan Wariskan Utang |
Penjelasan JNE Mengenai Paket Iphone XR Yang Hilang Saat Diterima |
Saat Pilkada 2020, dikatakan juga takkan ada negara mana pun yang menunda pemilu dan pilkada cuma karena pandemi dan resesi ekonomi. Dijalankanlah Pilkada 2020, padahal itu sedang dalam gawat-gawatnya pandemi. Jadi artinya, bangunan narasi (penundaan Pemilu 2024, Red) yang disampaikan itu gak logis, tidak adil, dan gak berpihak kepada rakyat,” tegas AHY.
Menurutnya, masyarakat Indonesia kala ini sudah banyak mengalami kesulitan akibat negara mengalami pandemi Covid-19, seperti kehilangan pekerjaan, kehilangan penghasilan, dan sanak saudara yang meninggal karena virus tersebut. Bahkan, tutur AHY melanjutkan, masyarakat juga tengah dihadapkan pada persoalan minyak goreng yang kini sedang langka dan mahal.
Oleh sebab itu, menurutnya, Wacana Penundaan Pemilu 2024 gak sepatutnya dikumandangkan, terlebih bila memang diperuntukkan bagi kepentingan melanggengkan kekuasaan. Hal tersebut, tutur AHY, hanya akan menambah masalah saja di Tanah Air, mencederai hati nurani, dan akan memundurkan demokrasi Indonesia.
Sumber : Republika
Berita Dunia Terbaru Berita hari ini Berita Indonesia Terbaru Berita Terkini berita terupdate Indoharian news Politik Terkini Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com