Bapak Curi Hp Demi Anaknya Agar Bisa Sekolah Online

Indoharian – Sedih! Di Hajar Hingga Babak Belur, Ini Alasan Bapak Curi Hp
INDOHARIAN.COM – Kasus dari seorang bapak curi HP atau handphone supaya sang anak bisa mengikuti sekolah online berakhir baik. Korban memaafkan pelaku serta laporan tindak pidananya pun segera dicabut oleh pihak.
Kepala Kejaksaan Negeri Garut Sugeng Hariadi mengiyakan hal itu. Saat ini, kasus itu ditutup serta bahkan bantuan diberikan terhadap keluarga pelaku.
”Kasus tak dilanjutkan sebab korban mencabut laporannya,” kata Sugeng ketika memberikan keterangan, pada hari Selasa (11/8/2020).
Cerita miris bapak curi HP demi anak dapat sekolah online di Garut, Jawa Barat, mendapatkan bergitu banyak perhatian. Mulanya, kabar tersebut tersiar setelah Kejaksaan Negeri Garut memberikan ponsel pengganti ke bapak itu agar anaknya dapat sekolah pada masa pandemi.
SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya |
Gunung Sinabung meletus |
PDIP dorong pilkada serentak |
Del Piero soal Pirlo |
Kepala Kejari Garut Sugeng Hariadi mengatakan rasa ibanya ketika mengetahui kasus tersebut. Menurut keterangan yang didengarnya langsung, bapak itu tak berniat mencuri demi meraup keuntungan materil. Dia hanya ingin melihat anaknya yang duduk pada bangku sekolah menengah pertama bisa ikut bersekolah online seperti teman-temannya yang lain.
Sayangnya, bapak bernama AJ tersebut hanya seorang buruh tani. Sugeng menyatakan, sejak pandemi melanda, aktivitas kerjanya mulai sulit. Jangankan untuk membeli ponsel, untuk makan sehari-hari saja harus selalu berjuang keras.
”Ketika saya datang, mereka sedang makan mi instan semangkuk bersama-sama sekeluarga terdapat lima anggota, sedih mas,” ucap Sugeng ketika berbincang tentang bapak tersebut, pada hari Rabu 5 Agustus 2020.
Tak Mampu
Sugeng selanjutnya membagikan sejumlah foto yang menggambarkan kondisi rumah AJ, bapak tersebut. Dari foto tersebut, tergambar kehidupan ekonomi keluarga AJ yang sangat sederhana.
Mulai dari lantai yang dialas dengan tikar, dinding tak semua disemen, hampir didominasi dengan sekat jerami, serta kamar yang tak berpintu hanya ditutup dengan tirai.
Rumah itu terlihat sangat sempit dengan terdapat 5 anggota berkumpul ditambah dengan Sugeng serta dengan petugas dari Kejari Garut yang ketika itu ikut berfoto.
Pada foto tersebut tampak kondisi atap rumah AJ yang rapuh.
Sugeng berpesan terhadap AJ untuk jangan mencuri, apapun motifnya bisa dijerat oleh pasal pidana. Oleh sebab itu, sebagai penegak hukum, Sugeng meminta masyarakat berhati-hati dalam bertindak melanggar hukum berlaku.
”Saya kasih pesan ke AJ bapak curi HP tersebut agar jangan lagi mencuri, jika ada masalah seperti itu baiknyabisa dikomunikasikan dulu siapa tahu ada yang dapat membantu,” Sugeng menutup.
Sumber: Liputan6.com
Bapak Curi Hp Berita Dunia Terbaru Berita hari ini Berita Indonesia Terbaru Berita Terkini berita terupdate Indoharian news Politik Terkini Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com