Terungkap, PPP Tagih Jatah Menteri, Megawati Marah-Marah!

PPP Tagih Jatah Menteri Dan Jokowi Memberikan Beberapa Kursi Menteri Untuk Partai Berlambang Ka’bah Tersebut, Namun Sampai Saat Sekarang Masih Di Rahasiakan

Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Indoharian, news, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com,

Indoharian – Terungkap, PPP Tagih Jatah Menteri, Megawati Marah-Marah!

 

Indoharian – Sekretaris dari Jenderal Partai Persatuan Pembangunan PPP tagih jatah Menteri Arsul Sani telah memberi tahu kepada presiden terpilih yang bernama Joko Widodo (Jokowi) ihwal jumlah kursi menteri yang disediakan untuk partai dirinyadi untuk kabinet mendatang.

Namun, dirinya menolak menyampaikan hal itu kepada publik untuk saat sekarang. Menurut dirinya, jumlah kursi untuk PPP di dalam kabinet Jokowi dan juga Ma’ruf Amin mendatang masih rahasia.

“PPP sudah. Rahasia,” sebut seorang Arsul lewat pesan singkat kepada wartawan, pada hari Jumat (9/8/2019).

Meski begitu, lanjut dirinya, Jokowi belum lagi memberitahu lebih lanjut yang berhubungan dengan pos kementerian yang dialokasikan untuk PPP tagih jatah Menteri.

Berhubung dengan perkataan dari Ketua Umum PDIP yang bernama Megawati Soekarnoputri sabgat meminta Jokowi menyediakan kursi menteri terbanyak untuk PDIP, Arsul menilai wajar.

Menurut dirinya, PDIP sebagai partai politik yang mendapatkan suara terbanyak di Pilpres 2019 layak mendapatkan kursi menteri paling banyak di dalam kabinet Jokowi dan juga Ma’ruf mendatang.

Namun, Arsul mengatakan kepada Jokowi dan juga Ma’ruf untuk menentukan jumlah kursi menteri yang dialokasikan kepada partai politik pendukung.

 

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Ahok hadiri kongres PDIP
Prabowo pamit ke Megawati
jatah menteri untuk parpol

 

“Kalau masalah jumlahnya ya tersebut biar presiden yang menentukan sebagai pemegang hak prerogatif. Wajar ya kalau PDIP mendapat kursi menteri yang paling banyak karena memang PDIP partai pemenang pemilu,” katanya.

Satu suara, Ketua dari DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily sangat menilai wajar PDIP sudah mendapatkan kursi menteri paling banyak di kabinet Jokowi dan juga Ma’ruf mendatang. Menurut dirinya, hal tersebut berhunungan dengan proporsionalitas.

“Sebagai salah satu partai pemenang Pilpres dan juga partai pendukung dari koalisi Jokowi dan juga Ma’ruf wajar jika menginginkan lebih banyak. Hal tersebut kan proporsionalitas saja. Namun semuanya dikembalikan kepada seorang Jokowi sendiri,” kata seorang Ace.

Lebih jauh lagi, dirinya mengatakan kalau Golkar percaya Jokowi memiliki penilaian yang sangat obyektif untuk memilih figur yang sangat tepat untuk duduk di kursi menteri pada kabinet mendatang.

Golkar pun, ucapnya, sudah menyiapkan nama-nama kader yang akan mengisi kursi menteri di dalam kabinet mendatang. Nama-nama tersebut, menurut dirinya, sudah berada di dalam kantong Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto.

“Jika Jokowi meminta lagi kepada Partai Golkar untuk mengisi portofolio kabinet yang dibutuhkan sesuai dengan bidang dirinya, tentu kami memiliki kader-kader untuk mengisi portofolio yang dikehendaki beliau,” ucapnya.

Sebelum itu, Megawati dalam pidato itu sangat meminta kalau jatah kursi menteri kepada Jokowi. Megawati sangat menolak apabila Jokowi hanya memberikan jatah menteri yang sangat sedikit.

“Ini di dalam kongres partai, seorang Presiden. Saya sangat meminta dengan hormat kalau PDI Perjuangan akan masuk ke dalam kabinet dengan jumlah menteri yang harus terbanyak. Sip,” kata seorang Megawati sambil tersenyum dan juga mengacungkan kedua jempolnya, pada hari Kamis (8/8/2019).

Pada kesempatan tersebut sangat berbeda, Jokowi menjawab permintaan dari Megawati untuk memastikan kader PDIP akan menduduki jabatan menteri terbanyak.

“Masalah menteri, tadi Ibu Mega sudah bilang ya jangan empat doang. Tapi kalau yang lain dua tapi kan PDIP empat. Kalau yang lain tiga, PDIP enam? Belum tentu juga,” kata Jokowi.

PPP tagih jatah Menteri “Tapi yang jelas PDI Perjuangan pasti paling banyak. Itu sudah jaminannya saya,” ucap seorang Jokowi.

Sumber: CNN INDONESIA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *