Achmad Yurianto Soal KPU: Mereka Penyebar Corona Sesungguhnya

374 views
Mantratoto

Achmad Yurianto Soal KPU dan Menyarankan Wajib Menggunakan Tinta Celup Agar Tak Menjadi Tempat Penyebaran Corona

Berita Indonesia Terbaru, Terkini, berita terupdate, Indoharian, news, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Indoharian, news, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Yuri Soal KPU

IndoharianAchmad Yurianto Soal KPU: Mereka Penyebar Corona Sesungguhnya

INDOHARIAN.COM – Direktur Jenderal Pencegahan serta Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan Achmad Yurianto mengkritik langkah Komisi Pemilihan Umum, Achmad Yurianto soal KPU yang telah mengganti tinta celup dengan tinta oles pada Pilkada serentak 2020.

Tinta biasa dipakai petugas TPS agar menandakan warga sudah memakai hak pilihnya pada pemilihan. Dari sekian kali penyelenggaraan, warga menyelupkan jari tangannya pada wadah yang berisi tinta.

Ini kata Achmad Yurianto soal KPU, Yurianto mengikuti simulasi Pilkada serentak 2020 pada Kantor KPU, pada hari Rabu (22/7). Dia mengecek protokol kesehatan pencegahan virus corona (Covid-19) yang ditetapkan dalam pesta demokrasi kali ini,

Yurianto ditemani Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito. Mereka pun mengikuti alur pada pemilihan sampai keluar TPS.

 

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Achmad Yurianto meninggalkan jabatannya
Resep Garlic Cheese Korea
Dortmund rekrut Jude Bellingham

Pada pengujung simulasi, Yurianto menilai KPU salah kaprah dalam mengganti tinta celup dengan tinta yang dioleskan oleh petugas pada TPS.

”Virus tersebut hanya masuk lewat saluran pernapasan, tak masuk melewati jari,” ucap Yurianto terhadap dua Komisioner KPU RI, Ilham Saputra serta I Dewa Raka Sandi.

Menanggapi Yurianto, Dewa menyatakan pihaknya sengaja menukar pemberian tanda memakai tinta yang dioleskan pada tengah pandemi virus corona. Dirinya mengatakan kalau tim dirinya ingin sekali menghindari potensi penularan yang mungkin terjadi ketika pemilih memakai tinta celup yang sama.

”Takutnya juga, orang jadi tak ingin mencelupkan jarinya,” kata Dewa.

Tetapi, Yurianto menyatakan langkah mengganti tinta celup ke tinta yang dioles lebih rentan terjadi penularan virus corona. Menurut dirinya, jumlah anggota yang ada pada TPS akan langsung bertambah karena harus mengoleskan tinta.

Mantan juru bicara pemerintah bagi penanganan Covid-19 tersebut menyarankan KPU supaya kembali memakai tinta celup. Pada saat yang sama, KPU diminta menggencarkan sosialisasi bahwa hal tersebut tak akan menjadi media penularan virus.

”Mungkin disiapkan saja seperti yang model lama yang dicelupkan, tetapi dari awal telah kita sampaikan bahwa tak akan menular dari tinta,” terangnya.

Hari ini KPU RI mengadakan simulasi Pilkada Serentak 2020 dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Simulasi dilaksanakan dengan 500 peserta yang berasal dari pegawai KPU, pemantau pemilu, media massa, serta perwakilan pemerintah.

Achmad Yurianto soal KPU yang mengadakan Pilkada serentak 2020 segera diadakan 9 Desember yang mendatang. Pemilihan itu akan menjadi pilkada terbesar sepanjang sejarah pemilu Indonesia sebab menyerentakkan 270 daerah.

Sumber: Cnnindonesia.com

Achmad Yurianto Soal KPU Berita Dunia Terbaru Berita hari ini Berita Indonesia Terbaru Berita Terkini berita terupdate Indoharian news Politik Terkini Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com

Author: 
    author

    Related Post

    Leave a reply