Arahan MUI Soal Ibadah Ramadhan, Ini Katanya

644 views
Mantratoto

Arahan MUI Soal Ibadah Ramadhan Di Tengah Pandemi Corona, Ia Sebut Ibadah Di Rumah Ialah Yang Terbaik

Berita Indonesia Terbaru, Terkini, berita terupdate, Indoharian, news, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Indoharian, news, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com,Arahan Mui Soal Ibadah

IndoharianArahan MUI Soal Ibadah Ramadhan, Ini Katanya

INDOHARIAN.COM – Kedatangan Bulan Suci Ramadhan hanya menghitung hari. arahan MUI soal ibadah, Ketika Ramadhan, umat Muslim harus melaksanakan puasa dan berlomba-lomba beribadah meskipun pada tengah wabah Covid-19 ketika saat ini.

Menurut Sekretaris Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia ( MUI) Asrorun Niam Sholeh, pandemi Covid-19 bukan halangan untuk beribadah selama Ramadhan.

Menurutnya, pandemi Covid-19 justru menjadi momen untuk semakin meningkatkan ibadah untuk seluruh umat Muslim. arahan MUI soal ibadah Ramadhan harus dijadikan momentum emas untuk mempercepat penanganan terhadap wabah Corona dengan etos dan semangat keagamaan. Wabah Covid-19 bukanlah sebuah halangan untuk beribadah, kata Asrorun dalam konferensi persnya pada Graha BNPB, Jakarta, Pada hari Senin (13/4/2020).

Asrorun menyampaikan, bulan Ramadhan harus selalu dijadikan ladang amal dalam beribadah. Namun, menurutnya, tata cara beribadah kali sedikit berbeda karena harus mematuhi protokol kesehatan mengenai Covid-19 dengan berdiam diri di rumah saja. Hanya saja karena ada kondisi khusus, maka kebiasaan yang kita lakukan di dalam ibadah Ramadhan selama ini, juga perlu diadaptasi dengan kekhususan tersebut, ucap dia. Berikut ini beberapa hal yang harus diperhatikan untuk menjalankan ibadah Ramadhan bagi umat Muslim di tengah pandemi Covid-19:

1. Hindari kerumunan

Asrorun menyiagakan umat muslim untuk menghindari kerumunan untuk mencegah penyebaran Covid-19. Salah satunya dengan menghentikan sementara kegiatan shalat berjamaah dan aktivitas lainnya pada rumah ibadah.

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Warkop Aceh Ditutup
Komnas HAM kritik pemerintah
rebutan sembako Jokowi

Kendati demikian, Asrorun menegaskan, pembatasan berkerumun bukan berarti membatasi ibadah untuk umat Muslim. Sebab, menurutnya, ibadah dapat tetap dilakukan meskipun tanpa berkerumun. Saya tetapkan, pembatasan kerumunan bukan membatasi ibadah karena menurut semua ahli kerumunan dalam situasi sekarang dapat menjadi faktor potensial penyebaran virus corona, ucapnya.

2. Rumah sebagai tempat ibadah

Asrorun menyebut, dalam kondisi seperti ini umat Muslim diminta untuk menjalankan semua kegiatan ibadah dari rumah.

Kita jadikan rumah tangga untuk menjadi pusat kegiatan ibadah Ramadhan bersama dengan keluarga. Kita dapat menjadikan rumah sebagai sentrum kegiatan ibadah, ujar Asrorun. Menurut Asrorun, ibadah dirumah dapat tetap dilakukan dengan maksimal, mulai dari ibadah shalat tarawih, shalat malam, membaca Al Quran, sampai dengan merekatkan hubungan antar-anggota keluarga. Ibadah tarawih kita bersama-sama dengan keluarga dengan istri dengan anak-anak, yang pada kondisi tertentu kita alpa dan hilang kesempatan tersebut, kata dia.

Asrorun mengatakan, berdasarkan hadis sahih, sebaik-baik shalat ialah di rumah.

Oleh sebab itu, kata Asrorun, bulan suci Ramadhan di tengah pandemi Covid-19 dapat dijadikan salah satu cara untuk dijadikan rumah sebagai pusat kegiatan keagamaan sementara. Hikmah Covid-19 menjadikan rumah kita bercahaya dan juga menjadi sentral kegiatan keagamaan, ucap Asrorun.

Jangan sampai niat baik dilakukan dengan arahan MUI soal ibadah. Tujuannya adalah silaturahim, tetapi justru menyebabkan malapetaka, tentu ini akan melahirkan dosa, ujar Asrorun.

Sumber: Kompas.com

Arahan Mui Soal Ibadah Berita Dunia Terbaru Berita hari ini Berita Indonesia Terbaru Berita Terkini berita terupdate Indoharian news Politik Terkini Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com

Author: 
    author

    Related Post

    Leave a reply