Ratusan Warga Pamelang Menggunakan Sandal Untuk Mendapatkan Minyak Goreng Murah

Ratusan Warga gunakan sandal untuk mengantri minyak goreng murah di pamelan
Indoharian – Ratusan rakyat di Kabupaten Pemalang. Jawa Tengah, mengantri Minyak goreng murah menggunakan sandal pengganti mereka berbaris, sandal yang ditinggalkan sebagai penanda atau sebagai pengganti nomor antrian yang mereka lakukan sejak pukul 05.00 Wib Dini hari.
“Tadi saya datang sekitar jam 5 pagi, udah ada sandal yang disusun rapi, yasudah saya letakan sandal saya di urutan selanjutnya untuk ngantri pembelian minyak.” kata siti salah satu warga Pemalang yang ikut mengantri.
Ia menjelaskan juga antrian minyak goreng ini sudah berjalan sekitaran sepekan,antrian sandal ini bahkan sudah membentu ular hingga 500 meter panjangnya.
SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya |
Pengacara Steno Laporkan Mawar-AFI |
KrisWu Tidak Melakukan Pelecehan |
Luna Maya Bermain Lumpur Di Sidoarjo |
Antrian menggunakan sandal ini merupakan teknik yang cukup baik. Sebab, dapat mengurangi kerumunan banyak orang dan juga warga yang lain masih bisa beraktivitas seperti biasa. Alih-alih berdiam diri layaknya orang yang menunggu antrian minyak goreng.
Warga Pamelang lainnya bernama Suryati (46) juga mengaku ikut mengantre pembelian minyak goreng murah dengan sandalnya.
” Saya datangnya cukup siang, sekitaran jam setengah tujuh pagi, saya enggak tau kalau antriannya menggunakan sandal, saya lepas sandal,ngantri terus nyeker sampe rumah.” jelas dia.
Sementara itu, setiap orang yang mengantri akan mendapatkan 2 liter minyak goreng dengan harga Rp.14.000 per liternya.
Ide mengantri dengan minyak goreng ini cukup cekatan namun tak disangka ide ini berasal dari Sudirman (58) Seorang tukang becak yang mana sedang mangkal di area lokasi sekitar.
“awal idenya saya bersama Pak Budi. Kebetulan sayakan selain tukang becak yang lagi mangkal disini, juga sebagai RT. kan saat ini sedang dilarang buat berkumpulan apalagi kalau mengantri minyak goreng murah sepanjang itukan jadinya orang rame. Akhirnya kita atur pakai sandal saja, toh juga orang lain yang masih beraktivitas sembari nunggu buka tokonya, ” kata pak Sudirman.
Antrian panjang pembelian minyak goreng pakai sandal itu tetap diawasi, Salah satunya oleh kepolisian setempat. Petugas juga melakukan diseminasi protokol kesehatan agar warga yang sendang mengantri tidak menjadi krumunan dan tetap bermasker untuk mencegah penularan penyakit COVID-19
Sumber : CNN INDONESIA
Berita Dunia Terbaru Berita hari ini Berita Indonesia Terbaru Berita Terkini berita terupdate Indoharian news Politik Terkini Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com