Miris!! KPAI Singgung Pemerintah Soal Belajar Online

675 views
Mantratoto

KPAI Singgung Pemerintah Karena Progam Belajar Online Keluarga Miskin Akan Semakin Tertinggal

Berita Indonesia Terbaru, Terkini, berita terupdate, Indoharian, news, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Indoharian, news, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Berita Indonesia Terbaru, Terkini, berita terupdate, Indoharian, news, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Indoharian, news, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, KPAI Singgung Pemerintah

Indoharian – Miris!! KPAI Singgung Pemerintah Soal Belajar Online

INDOHARIAN.COM – Pandemi virus corona atau Covid-19 memaksa anak untuk belajar pada rumah secara online. KPAI singgung pemerintah, Tapi, meniadakan kegiatan belajar mengajar pada sekolah mempunyai dampak yang cukup mengkhawatirkan, termasuk anak dari keluarga miskin yang semakin akan tertinggal.

Pada hari Kamis (11/6/2020) tersebut karena dari kesenjangan pembelajaran online yang di tawarkan pada anak dari keluarga miskin di banding murid dari keluarga yang berada.

Hal tersebut diungkap ahli dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).

Temuan tersebut didapatkan sesudah anggota parlemen memperingatkan kemungkinan terdapat generasi anak sekolah yang hilang, serta menyerukan supaya anak-anak tertinggal dibantu mengejar ketertinggalan.

Menurut KPAI singgung pemerintah, anak dari keluarga kaya mempunyai basis sumber daya yang lebih mumpuni dalam meneruskan program belajar pada rumah.

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Kepa Arrizabalaga Dicadangkan
Achmad Purnomo terpapar corona
Pengakuan Ryan Dorsey

Anak SD yang cukup kaya dalam Inggris mengabiskan waktu 2 jam sehari pada kelas online. Sedangkan pada anak dari keluarga miskin belajar selama 1 jam ketika di rumah.

”Sekolah swasta hampir dua kali lebih mungkin menyediakan pengajaran online, di banding dengan sekolah negeri yang di hadiri oleh anak-anak dari keluarga kelima yang paling miskin,” terang laporan KPAI.

”Murid yang lebih kaya juga mempunyai fasilitas rumah yang lebih baik serta jauh lebih mungkin mendapatkan les privat,” sambung laporan dari KPAI tersebut.

Sedangkan hal tersebut untuk murid SMP, anak-anak yang lebih berada sudah menghabiskan waktu hampir 3 jam sehari dalam belajar online.

Kondisi tersebut berbeda dengan anak SMP dari keluarga tak mampu yang menghabiskan waktu hanya lebih dari 2 jam.

Artinya anak-anak dari keluarga kaya tak hanya melakukan lebih banyak belajar ketika di rumah, mereka juga mempunyai akses dukungan berkualitas tinggi dari sekolah.

KPAI singgung pemerintah, ”Kegiatan belajar yang dilaksanakan anak-anak dari keluarga kaya mungkin juga memerlukan sedikit dukungan orangtua, sebab mereka melibatkan orang yang lebih aktif seperti guru serta tutor,” tutup laporan tersebut.

Sumber: Suara.com

Berita Dunia Terbaru Berita hari ini Berita Indonesia Terbaru Berita Terkini berita terupdate Indoharian KPAI Singgung Pemerintah news Politik Terkini Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com

Author: 
    author

    Related Post

    Leave a reply