Pilkada Gunakan Situng, BPN: KPU Tak Belajar Dari Kesalahan

425 views
Luwakpoker

KPU Melaksanakan Pilkada Gunakan Situng Sebab Dapat Menjadi Sarana Masyarakat Untuk Mengetahui Informasi Terkait Pilkada

Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Indoharian, news, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com

IndoharianPilkada Gunakan Situng, BPN: KPU Tak Belajar Dari Kesalahan

 

Indoharian – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman menegaskan bahwa dalam Pilkada gunakan Situng. Sebab menurut Arief Budiman, situng bisa menjadi sarana masyarakat untuk mengetahui tentang informasi terkait Pilkada. Namun, Arief mengaku KPU akan menyesuaikan dengan kondisi di masing-masing daerah terkait dengan situng tersebut.

“Situng nanti akan kami berlakukan juga pada pilkada 2020. Situng akan tetap berjalan,” kata Komisioner KPU Ilham Saputra saat dikonfirmasi, hari Rabu (3/7).

Ia menegaskan, sebelum memulai tahapan Pilkada gunakan Situng, KPU akan menggelar rapat pimpinan untuk mengevaluasi pelaksanaan Pemilu 2019. Rapim tersebut akan dilaksanakan saat setelah masa persidangan sengketa pemilihan legislatif di Mahkamah Konstitusi (MK) selesai.

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Khofifah Bantah Rekomendasikan Haris Jadi Kakanwil Ke Romi
Sidang Suap Kemenag Khofifah, Romi Kembali Ke Tahanan
Vokalis Boomerang Jadi Walikota Surabaya, Ini Hoaks!

Hasil evaluasi Pemilu 2019 akan dituangkan untuk pelaksanaan pilkada mendatang nanti, termasuk penggunaan situng untuk transparansi. “Kami akan mengevaluasi beberapa hal terkait penghitungan suara,” kata Ilham.

Sebelumnya, Ketua KPU Arief Budiman mengakui, input sistem hitung yang dilakukan sampai saat ini belum mencapai 100 persen. Ia meminta, KPU Daerah atau KPUD segera menyelesaikan input data situng itu.

Ia kembali menegaskan bahwa, KPUD harus segera menyelesaikan situng secepat mungkin hingga 100 persen. Hal itu sangat penting sebagai pertanggungjawaban atas pelaksanaan pemilu serentak 2019.

“Ini bagian dari pertanggungjawaban ke publik, agar pemilu tersebut bisa diakses oleh siapapun, informasinya menyeluruh. Ya, orang tahu ada datanya, kita menyediakan info yang sangat lengkap. Dan, ini juga cara memberikan kepercayaan kami kepada publik terhadap proses pemilu itu sendiri,” kata Arief.

Pilkada 2020 akan digelar di 270 daerah. Rinciannya ialah 9 provinsi, 224 kabupaten, dan 37 kota. Semula Pilkada Serentak 2020 diikuti oleh 269 Daerah. Namun, bertambah menjadi 270 karena Pilkada gunakan Situng Kota Makassar diulang pelaksanaannya.

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

Berita Dunia Terbaru Berita hari ini Berita Indonesia Terbaru Berita Terkini berita terupdate Indoharian news Pilkada Gunakan Situng Politik Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com

Author: 
    author

    Related Post

    Leave a reply