PKS Serang Demokrat Soal SBY Korupsi, Benarkah?

PKS Serang Demokrat Soal Janji Saat Mengampanyekan Seorang Prabowo Subianto Dan Juga Sandiaga Uno.

Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kuliner Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kulinerAlam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kuliner Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kuliner

IndoharianPKS Serang Demokrat Soal SBY Korupsi, Benarkah?

 

Indoharian – Akhir-akhir ini partai PKS serang Demokrat dan saling melemparkan kritikan tajam. Bahkan politikus asal partai Gerinda tidak segan-segan untuk menagih janji dari ketua Umum partai Demokart yang bernama Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan juga Ketua Kogasma Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), mengampanyekan seorang Prabowo Subianto dan juga Sandiaga Uno.

Begitu juga dibaliknya, politikus yang berasal Partai Demokrat pun juga melancarkan kritik pedas kepada seorang mitra koalisinya di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 nanti yang akan datang. Namun, Direktur Pencapresan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sekaligus Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto dan juga Sandiaga Salahudin Uno, Suhud Aliyudin sangat menegaskan bahwa perseteruan antara Partai Gerindra dengan Partai Demokrat bukanlah sebuah ketegangan.

“Jadi tidak perlu takut karena bukan sebuah ketegangan tapi hanya dinamika politik. Dan memang pada dasarnya tidak ada ketegangan yang di berikan,” tegas seorang Suhud saat di tanya pada hari Senin (19/11/2018).

Menurut seorang Suhud, saling sindir dan mengeluarkan kata-kata tajam bukanlah ketegangan. Karena apa yang disampaikan dari seorang presiden ke 6 yaitu seorang SBY (Susilo Bambang Yudhoyono) tersebut sebenarnya adalah kenyataan yang sedang di jalani oleh semua partai yang ada di indonesia. Dalam kasus ini adalah partai yang tidak memiki capres atau cawapres.

 

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Sandiaga Bersuara Mengenai Pertemuan Prabowo dan Anwar
Fadli Zon Sindir Petruk ‘Raja Jokowi’, Ini Tanggapan Erick
Soal Kasus Baiq Nuril, Hotman Paris Desak Jokowi Lakukan Ini

 

“Dengan sistem pemilu yang sedang di laksanakan bersamaan antara pilpres dan pileg maka yang memperoleh dampak elektoral terbesar adalah partai yang memiliki capres atau cawapres,” ucap Suhud

Lanjut Suhud, pihaknya menangkap kesan yang disampaikan oleh seorang mantan presiden dua periode itu. Pertama, pentingnya komunikasi intensif di level pimpinan, tidak hanya dalam hal itu di level pelaksana yang tergabung dalam BPN Prabowo-Sandi. Kedua, SBY juga sudah mengingatkan struktur dan kader untuk bekerja memenangkan pileg disamping pilpres mendatang.

“Sejauh ini para koalisi kami rasakan masih solid dan siap memenangkan pilpres 2019,” tegas dari seorang Suhud.

Ketua DPP Partai Gerindra, Sodik Mujahid menegaskan pihaknya akan segera melakukan pertemuan dengan PKS serang Demokrat maupun seluruh partai koalisi. Sodik berharap pertemuan itu segera digelar pada pekan ini. Pertemuan tersebut sekaligus sebagai konsolidasi sebagai koalisi.

“Pertemuan segera, semoga minggu ini saat sedang kosong acara bertemu rakyat. Karena tidak baik Pak Prabowo batalkan acara-acara ketemu rakyat,” kata seorang Sodik saat di tanya pada hari Senin (19/11/2018).

Ketua Divisi dari Komunikasi Publik Partai Demokrat Imelda Sari mengatakan, pimpinan Partai Demokrat dan Partai Gerindra sudah melakukan komunikasi untuk bertemu. Pertemuan dinilai lebih baik daripada perang pernyataan di media massa dan media sosial.

“Saya pikir PKS serang Demokrat komunikasi sudah dibangun dan saya kira Sekretaris Jenderal Gerindra juga sudah berkomunikasi langsung dengan sekrertaris Jenderal kami untuk mengklarifikasi apa yang terjadi,” kata seorang Imelda saat jumpai di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu (17/11/2018).

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *