Sandiaga Sirik Ke Jokowi, Rizieq: Jangan Baperan Teman!

Sandiaga Sirik Ke Jokowi Karena Jokowi Bisa Masuk Ke Dalam Kabah Sedangkan Sandiaga Tidak Bisa

Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kuliner

IndoharianSandiaga Sirik Ke Jokowi, Rizieq: Jangan Baperan Teman!

 

Indoharian – Hari ini Sandiaga sirik bersama Jokowi dan juga seluruh keluarga yang begitu berbahagia sedang menjalankan ibadah umrah. Juga tidak disangka-sangka, bahkan seorang presiden Joko Widodo sekalipun, untuk memperoleh kesempatan untuk masuk kedalam Kabah dan melihat isi di dalamnya dan juga beribadah ke arah manapun, karena dirinya berada di pusat nya kiblat itu sendiri. Joko Widodo ketika mengelilingi Kab’ah, dibelokkan juga oleh para penjaga kunci kabah untuk masuk ke dalam Kabah.

Sedang berada di tempat yang sama, mungkin di dalam radius 10 kilometer, ada pula Sandiaga sirik. Sangat terasa dari bagaimana dirinya ngebacot dan tidak perlu untuk posting media sosial di dalam postingan media sosialnya. Wajahnya mempertontonkan kesirikan.

Dirinya sangat terlihat begitu sirik, iri, dengki sentimen, keki, hasad bersama Jokowi sampai ke ubun-ubun. Terlihat wajahnya berubah. Dirinya tersakiti, tapi tidak berdarah.

Ketika keagamaan di banding-bandingkan, di sana sebetulnya muncul iri hati. Kita tidak perlu untuk membanding-bandingkan kadar keagamaan kita bersama orang lain. Kita juga memiliki kadar iman yang sangat berbeda-beda, dan kita juga harus mensyukuri hal tersebut. Jokowi sangat begitu mensyukuri apa yang dirinya dapatkan pada hari ini di Arab Saudi, menjelang pemilihan presiden (Pilpres).

Agama itu bukan berbicara mengenai perbandingan. Jokowi juga tidak membanding-bandingkan dirinya dengan orang lain.

Dirinya tidak dapat untuk membandingkan dirinya dengan Kyai Ma’ruf Amin yang adalah pemimpin agama dan juga pemuka agama. Dia pula tidak membandingkan dirinya dengan para ulama dan habib seperti Habib Luthfi bin Yahya.

Jokowi selesai dengan dirinya sendiri. Relasi dengan Tuhan adalah relasi pribadi, bukan sesuatu yang perlu dibanding-bandingkan. Lagipula, tentu tidak terbersit di dalam hati Jokowi untuk melakukan pamer. Dia tidak riya.

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Hotman Sindir Pemerintah: Jangan Sok Bangun Jalan Tol
Bongkar Dokumen Siasat Prabowo Allan Dapat $2juta
Makin Panas! BPN Menghina Jokowi Dengan Kata Ini…..

Dirinya tidak pamer. Hanya saja, orang-orang memposting keberadaan Jokowi yang ada di dalam Kabah tersebut dan keluar dengan kepala yang tertunduk, rasa rendah hati.

Bahkan di Instagram, Jokowi pun tidak memamerkan kegiatannya. Dirinya hanya ingin membagikan kebahagiaan. Itu saja yang ingin dibagikan oleh seorang Jokowi sebenarnya. Lagipula, pasti admin Instagramnya juga yang memposting.

Melihat hal tersebut, ada pula orang yang iri. Ada orang yang cemburu. Ada orang yang merasa tidak rela melihat bagaimana Jokowi begitu di segani. Ada pula orang yang mendadak nyinyir dan sensitif melihat gimana Jokowi mendapatkan kebaikan dari Raja Salman.

Ada pula sekelompok lain yang nyinyir. Mereka itu adalah setan-setan yang sedang menyamar sebagai manusia. Mengapa iblis? Karena hanya iblis lah yang tidak suka dengan ibadah seseorang.

Hanya setan yang tidak suka dengan kebenaran dan juga kebahagiaan orang lain dalam berjumpa dengan hal yang berkaitan erat dengan kedekatan dengan Tuhan.

Ada orang yang mendadak memposting sambil berkata “tidak perlu posting, fokus ibadah”. Sambil wajahnya terlihat begitu murung. Sakit namun tidak berdarah.

Di sana ketika Jokowi berjumpa dengan Raja Salman dan juga berjumpa dengan batu keramat yang dipercaya oleh umat Islam, ada orang yang ikut-ikutan umrah. Bertemu dengan manusia yang sudah nyaris dua tahun nyangkut di sana, yang tidak pernah masuk ke Kabah.

Ketika Jokowi masuk Kabah, Sandiaga dikabarkan masuk kedalam rumah Rizieq. Beda sekali bukan? Bahkan sempat ada berita bohong mengatakan kalau Jokowi mengemis-ngemis kepada Raja Salman agar dapat masuk ke dalam Kabah. Gila. Ada lagi hoax yang menyebutkan kalau Jokowi ingin bertemu dengan Rizieq.

Apa? Jokowi ingin ketemu dengan Rizieq si penghina Pancasila itu? Apa? Yang bener? Ya hoax lah. Gak bener memang. Kita melihat Habib Rizieq sampai sekarang ini pun belum dikunjungi oleh seorang Anies Baswedan.

Anies pun sesudah dimenangkan oleh Rizieq, membuang Rizieq. Sekarang Prabowo pun begitu, sesudah Rizieq di Arab beberapa tahun tidak bisa mengangkat elektabilitas Prabowo, Rizieq mulai perlahan-lahan ditelantarkan.

Kita melihat kalau Jokowi ini murni beribadah. Sedangkan Sandiaga itu betul-betul ada kepentingan politik. Memang sulit ya melihat bagaimana ketulusan orang sewaktu ke Tanah Suci. Ternyata ke Tanah Suci dengan agenda politik, tidak menyenangkan.

Lihat saja Sandiaga saat ini pasti tidak bisa tidur memikirkan seorang Jokowi. Tidak bisa tidur karena Jokowi ada di dalam pikirannya terus menerus tanpa henti.

Di sinilah kita melihat bagaimana Jokowi dalam minggu tenang, tetap bersinar dan bergerak terus dengan langkah yang tulus. Langkah catur yang halus. Sedangkan Sandiaga sirik? Dia sakit, karena dirinya pernah menista kuburan pendiri NU dan pendiri NKRI.

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *