Viral ‘DDD Challenge’ Atau Tantangan Masturbasi Sebulan Penuh, Amankah?

Viral ‘DDD Challenge’ Atau Tantangan Masturbasi
IndoHarian – Awal Desember ini diramaikan dengan ‘DDD Challenge’ yang merupakan singkatan dari Destroy Dick December. Jadi DDD ini adalah kebalikan dari NNN Challenge atau No Nut November (tantangan untuk tidak melakukan masturbasi selama bulan November), Nah sedangkan DDD ini ialah tantangan yang mengharuskan untuk Masturbasi Sebulan Penuh.
Meskipun beberapa orang menganggap DDD Challenge ini hanyalah sebagai bahan guyonan semata, namun tidak jarang orang yang sering melakukan masturbasi. Lantas, apakah berbahaya melakukan masturbasi terlalu berlebihan?
Menurut berbagai penelitian, pria tidak boleh melakukan masturbasi lebih dari dua hingga tiga kali dalam seminggu. Jika seseorang terlalu banyak masturbasi dapat menyebabkan beberapa komplikasi yang berhubungan dengan kesehatan. Masturbasi yang berlebihan dapat menyebabkan perubahan hormonal dalam tubuh. Sedangkan efek dari perubahan hormonal ini tergantung pada sejauh mana seseorang terlalu banyak melakukan masturbasi.
Berikut adalah beberapa efek samping paling umum jika melakukan Masturbasi Sebulan Penuh untuk para pria.
Kehilangan energi
Terlalu sering masturbasi dapat berdampak buruk pada kesehatan pria. Sepertik hilangnya energi fisik dan mental yang merupakan salah satu efek samping dari masturbasi. Ada perasaan lelah yang konstan, kantuk, hingga kelemahan mutlak pada penis, wajah berkerut, dll.
Bikin ketagihan
Kebiasaan masturbasi berlebihan dapat membuat kamu merampas kesenangan sejati untuk para laki-laki. Masturbasi dapat menjadi kecanduan lebih lanjut yang berbahaya. Sehingga jika ketika seorang pria tergoda untuk bermain dengan alat kelaminnya secara terus-menerus dan tidak ada kendali atas dorongan yang datang tiba-tiba ini, dia dapat dikatakan telah kecanduan masturbasi.
Menyebabkan ejakulasi dini
Masturbasi berlebihan juga dapat memiliki kaitan dengan yang namanya ejakulasi dini. Ya, akan sangat sulit bagi pria untuk mengontrol pelepasan sperma jika dilakukan saat berhubungan seks. Ketika saraf penis itu terlalu sering distimulasi, maka ia bertanggung jawab atas ejakulasi dini. Namun, usahakan jika masturbasi menggunakan pelumas untuk memperlambat aksi mengelus, dikarenakan ini bisa mencegah ejakulasi dini.
Pembengkakan
Jika terlalu sering melakukan masturbasi dalam waktu yang singkat, para pria bisa jadi akan mengalami sedikit pembengkakan pada mr p yang disebut dengan ‘edema’. Namun pembengkakan ini biasanya akan hilang dalam beberapa hari.
Kanker prostat
Sebuah studi yang dilakukan di tahun 2008 menemukan bahwa aktivitas seksual yang terlalu sering antara pria yang berusia 20-an dan 30-an dapat meningkatkan risiko kanker prostat, terutama jika dia melakukan masturbasi secara teratur.
Meski begitu, ada penelitian lainnya yang menyebutkan hal sebaliknya. Sebuah studi tahun 2016 menunjukkan bahwa pria yang berejakulasi 21 kali per bulan atau Masturbasi Sebulan Penuh lebih memiliki penurunan risiko terhadap kanker prostat.
Sumber: HerStory
Berita Dunia Terbaru Berita hari ini Berita Indonesia Terbaru Berita Terkini berita terupdate Indoharian news Politik Terkini Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com