Memperingati Hari Aids Sedunia 2022, Ini Bedanya HIV Dan AIDS

37 views
Mantratoto

Tempat pada tanggal 1 Desember Unite to End The Inequalities memperingati hari Aids Sedunia

Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Indoharian, news, Politik, Terkini, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com

Tepat pada Tanggal 1 Desember hari ini memperingati hari AIDS Sedunia

IndoHarian – Setiap Tanggal 1 Desember menjadi salah tanggal penting di dunia kesehatan. Sebab tepat hari ini menjadi Hari Aids sedunia 2022, Lantas, apa bedanya HIV dan AIDS?

Program Hari AIDS Sedunia sendiri dikoordinasikan langsung oleh UNAIDS, yaitu salah satu lembaga resmi PBB yang bertugas untuk menanggulangi HIV-AIDS secara global. Untuk tahun ini, mereka mengambil sebuah tema yang dinamakan ‘equalize’ yang artinya menyetarakan sarana serta layanan pengobatan HIV dan mendorong agar adanya kebijakan baru guna mengatasi diskriminasi terhadap para pengidap penyakit ini.

Kurangnya pemahaman tentang penyakit virus HIV-AIDS ini membuat masyarakat sering menyamakan kedua penyakit menular seksual ini. Nyatanya, HIV dan AIDS merupakan sebuah kondisi yang berbeda meski disebabkan oleh virus yang sama. Agar lebih paham, simak penjelasannya berikut ini dalam rangka memperingati Hari Aids sedunia 2022.

HIV adalah sebuah nama singkatan dari Human Immunodeficiency Virus. Sama seperti virus-virus lain pada umumnya, virus HIV ini akan menyerang kekebalan sistem imun serta merusak sel-sel yang ada di tubuh manusia.

virus ini dapat menyebar melalui cairan kelamin dan darah dari orang yang terinfeksi. Sayangnya, HIV ini tergolong salah satu virus ganas yang sangat sulit untuk diobati. Jadi Ketika seseorang didiagnosis HIV, mungkin ia akan mengidap penyakit ini seumur hidup.

Namun tidak perlu khawatir, peluang kesembuhan penyakit ini bisa meningkat jika pengidapnya rajin meminum obat Antiretroviral (ART) tentunya sesuai dengan resep dari dokter.

AIDS sendiri merupakan kondisi terparah dari virus HIV karena imun tubuh tak lagi punya kemampuan untuk melawan infeksi oportunistik, yaitu dimana disebabkan komplikasi peradangan atau kanker akibat infeksi virus HIV ini.

Pengidap AIDS ini biasanya hanya akan bisa bertahan hidup selama sekitar tiga tahun. Itulah mengapa para dokter menganjurkan masyarakat untuk melakukan tes HIV rutin untuk mendeteksi dini keberadaan dari virus tersebut.

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Lika-liku Kisah Low Tuck Kwong Raja Batu Bara
Sadis!! Sekeluarga Tewas Diracun Anak Di Magelang
Kontroversi Iklan Boneka BDSM, Balenciaga Minta Maaf

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, AIDS ini adalah tahap akhir dari infeksi virus HIV. Jadi, jika seseorang mengidap virus HIV ini terlambat didiagnosis atau dengan sengaja menunda pengobatan, maka timbulah penyakit AIDS.

Terlebih lagi, infeksi HIV ini dimana tahap awal sangat jarang sekali menunjukan gejala-gejala khusus bahkan bisa tidak bergejala sama sekali. Dikutip dari WebMD, orang yang mengidap HIV akut biasanya akan menunjukan tanda-tanda seperti gejala flu, seperti mudah lelah, nyeri otot, sakit tenggorokan, demam, ruam kulit, hingga pembengkakan kelenjar getah bening.

Oleh karena itu, pendeteksian dini sangat penting guna mencegah perkembangan virus ini dan meningkatkan progresivitas dalam penyembuhan penyakit virus HIV ini.

Jadi, sudah tahu ya bedanya HIV Vs AIDS? Guna memerangi virus ini dalam rangka memperingati hari AIDS sedunia 2022, lakukanlah pencegahan dengan tidak menggonta-ganti pasangan, serta menerapkan praktik seks sehat dengan menggunakan alat pelindung (kondom), serta jauhi narkoba.

Sumber: Detik.com

Berita Dunia Terbaru Berita hari ini Berita Indonesia Terbaru Berita Terkini berita terupdate Indoharian news Politik Terkini Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com

Author: 
    author

    Related Post

    Leave a reply