banner 468x60

Ini Dia Riwayat Oknum Anggota TNI yang Mukul Polantas

 KRIMINAL, NEWS
banner 468x60

Oknum Anggota TNI Sudah Sejak Lama Alami Depresi

Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate, Politik, Berita Dunia Terbaru, Foto, Video, Ulasan Teknologi, Kesehatan, Alam dan Entertainment News

Oknum Anggota TNI Sudah Sejak Lama Alami Depresi

 

IndoHarian – Komandan Korem (Danrem) 031/Wirabima Brigjen TNI Abdul Karim mengatakan perjalanan karier Serda WS, oknum anggota TNI yang menempeleng Bripda Yoga Vernando polisi lalu lintas atau anggota Satlantas Polresta Pekanbaru, Kamis (10/8/2017) sore.

Bertempat di Markas Denpom 1/3 TNI AD Pekanbaru, saat mengadakan konferensi pers, pada hari Jumat (11/8/2017) pagi, Danrem membeberkan Serda WS menjalani pendidikan dari SD sampai SMA di Sorek, Inhu (Indragiri Hulu). Dia tinggal bersama kedua orangtuanya di sana.

Setelah tamat sekolah, anak ketiga dari lima bersaudara ini lalu mendaftar masuk TNI pada tahun 2010. WS mengikuti pendidikan militer di wilayah Aceh.

Setelah tamat dari pendidikan militernya pada tahun 2011, WS diposisikan di Batalyon 121 Macan Kumbang di Galang, Deli Serdang.

Pada 2012  hingga 2013, oknum anggota TNI ini sempat ikut tugas operasi di Papua. Pulang dari sana, sekitar tahun 2014, WS mengalami sakit. Pada bulan April 2015, WS juga melakukan pelanggaran berupa Tidak Hadir Tanpa Izin atau yang disingkat THTI.

Kemudian, terkait penyakitnya, WS menjalani pemeriksaan di RS Putri Hijau.

“Dari hasil pemeriksaan tersebut, ternyata ada gejala depresi,” terang Danrem.

Dia melanjutkan, terkait pelanggaran THTI yang telah dilakukan WS, dia menjalani sidang di Pengadilan Mahkamah Militer.

 

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Ini Penyebabnya Pemukulan Anggota TNI AD Terhadap Polantas
Nikita Mirzani Berhijab, Mendapat Hidayah untuk Bertobat
Akhirnya Cita-cita Ahok Terwujud, Djarot: Ahok Akan Membangun..

 

“Akhirnya dia menjalani proses hukuman THTI itu, dihukum 1 bulan 20 hari dari bulan Oktober hingga Desember 2015,” beber jenderal bintang satu ini.

Setelah menjalani hukuman, WS pun ditempatkan di Korem Padang.

“Karena kalau telah terkena depresi tersebut tidak cocok lagi di satuan tempur,” ucap Abdul Karim.

Dua bulan dinas di Padang, ternyata WS kembali membuat masalah dengan personel Lantas di Padang. WS kembali lagi dipindahkan pada bulan Februari 2016 ke Korem 031/Wirabima.

Oknum anggota TNI ini tak diberi jabatan (di luar formasi) karena dalam perawatan medis. Sebetulnya dia hingga sekarang pun masih menjalani perawatan. Sampai akhirnya terjadilah insiden yg seperti kemarin,” ucapnya..

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

banner 468x60

Related Posts

Leave a Reply