Hasto Menyatakan PDIP Tolak Ideologi Karena Hal Tersebut Akan Menggantikan Pancasila

Indoharian – GANAS! PDIP Tolak Ideologi, Ini Kata Hasto
INDOHARIAN.COM – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto menetapkan bahwa PDIP tolak ideologi berbagai macam cara dari kelompok ekstrim kiri maupun kanan yang mencoba untuk menggantikan Pancasila menjadi ideologi negara.
”Sebab itulah dukungan kepada Pancasila sebagaimana sering disuarakan akhir-akhir ini, termasuk oleh mereka yang menyatakan PDIP tolak ideologi sebab mempunyai pandangan ideologi berbeda, adalah dialektika kemajuan yang semakin menunjukkan kebenaran kepada Pancasila menjadi ideologi negara” kata Hasto dalam keterangan tertulis, pada hari Minggu (5/7).
SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya |
perusahaan Sony berganti nama |
Sergio Ramos jadi pahlawan |
target Jokowi di 2045 |
Dia mengatakan Pancasila sudah terbukti efektif sebagai dasar serta tujuan kehidupan berbangsa. Dengan ideologi tersebut, katanya, Indonesia bisa berdiri kokoh serta mampu menghadapi banyak macam ujian sejarah.
”Dari Pancasila pula kita menegaskan bahwa Indonesia bukan negara sekuler, bukan negara komunis, bukan negara teokrasi, bukan liberal, serta juga bukan fasisme,” ucapnya.
Partai berlambang kepala banteng itu diserang dengan isu komunisme. Protes itu berkelindan erat dengan Rancangan Undang-undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) yang disarankan oleh Fraksi PDIP pada DPR RI.
RUU HIP menjadi polemik sebab ditolak beberapa pihak, termasuk organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam. Bahkan, MUI mengeluarkan maklumat pada hari Jumat (12/6) untuk menolak RUU HIP sebab dinilai mendegradasi Pancasila dengan konsep Trisila serta Ekasila.
Aksi unjuk rasa pun digelar pada depan Kompleks Parlemen, Jakarta, pada hari Rabu (24/6). Beberapa ormas Islam ikut serta dalam aksi tersebut, seperti Front Pembela Islam (FPI), GNPF Ulama, serta PA 212. Mereka menuntut pembahasan RUU HIP dihentikan.
Pada demonstrasi itu, bendera PDIP bersamaan dengan bendera berlogo palu arit ikut dibakar.
Hari ini, beberapa ormas islam yang bergabung dalam Aliansi Nasional Anti-Komunis (Anak NKRI) kembali menggelar agenda ‘Apel Siaga Ganyang Komunitas Jabodetabek’ pada Lapangan Ahmad Yani, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, pada hari Minggu (5/7) siang.
”Apel siaga laskar agar menjaga keutuhan NKRI serta menyelamatkan Pancasila,” ucap Ketua Umum PA 212 Slamet Maarif ketika menjelaskan PDIP tolak ideologi, pada hari Minggu (5/7).
Sumber: Cnnindonesia.com
Berita Dunia Terbaru Berita hari ini Berita Indonesia Terbaru Berita Terkini berita terupdate Indoharian news PDIP Tolak Ideologi Politik Terkini Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com