Heboh Tradisi Lingkaran Setan Ciamis Memakan Korban

Heboh Tradisi Lingkaran Setan Ciamis Memakan Korban
INDOHARIAN – Heboh Tradisi Lingkaran Setan Ciamis memakan korban. Beberapa pelajar dari SMAN 1 Ciamis menjalani perawatan di rumah sakit karena mengikuti kegiatan pramuka. Kegiatan pramuka ini disebut Lingkaran Setan yang diduga terdapat tindakan kekerasan.
“Kejadian ini pun mengalami suatu insiden kecelakaan yang tak terduga, terdiri dari tiga orang pelajar di SMAN 1 yang langsung dilarikan ke rumah sakit. Dua dari tiga pelajar tersebut sudah bisa menjalani harinya dan siap bersekolah kembali. Dan salah satunya lagi masih dirawat di rumah sakit.” kata Dedi Supandi sebagai Kepala Dinas Pendidikan di Wilayah Provinsi Jawa Barat.
Menurut informasi yang didapat Dedi, Kejadian penganiayaan para korban tersebut bermula dari mengikuti kegiatan di luar sekolah yang sebelumnya berniat untuk mengikuti latihan pasukan tongkat. Namun tak disangka malah menjadi korban tindakan kekerasan ini, Sabtu lalu (8/1).
Dedi Supandi mengatakan bahwa kegiatan yang dilakukan ini berkaitan dengan alumni dan bersifat ilegal atau dengan kata lain tidak ada izin dari pihak sekolah.
“Berhubungan dengan Tradisi Lingkaran Setan Ciamis di SMAN 1, Kejadian tersebut bermula pada hari Sabtu dan berada di luar sekolah. Jadi kegiatan ini sebenarnya adalah kegiatan diluar instansi pmebelajaran dan sama sekali tidak ada memiliki izin dari pihak sekolah.” Ucap Dedi.
Dedi menambahkan ada beberapa langkah yang perlu dilakukan untuk jika ingin menyikapi kejadian tersebut, yakni dengan cara melakukan moratorium untuk kegiatan tersebut di gugus depan SMAN 1 ciamis.
“Lalu dari kamu juga sudah melaporkan hal ini ke Kwarda Jawa Barat ( Jabar ). Jadi selama moratorim berlangsung akan dilakukan pembenahan yang akan memperbaharui struktural dari rangka memutuskan mata rantai,”sambung Dedi.
Dedi menegaskan bahwa perlu melakukan pembenahan karena tradisi kegiatan tersebut melibatkan alumni. Dedi berupaya agar alumni seharusnya tidak boleh terlibat dalam tradisi kegiatan ini.
“Memang ini dilakukan karena adanya suatu kebiasaan lama yang sudah menjadi turun temurun contohnya seperti pola pelantikan untuk menjadi salah satu anggota dari unit tongkat ini,” kata Dedi.
Kasus ini baru terungkap ketika ada salah satu orang tua dari pelajar di SMAN 1 Ciamis yang melaporkan kejadian ini ke polisi. Pelajar tersebut terdapat luka lebam yang membuat orang tuanya sangat marah akibat kejadian ini.
Sekilas info yang didapat mengenai Tradisi Lingkaran Setan Ciamis.
Sumber : CNNIndonesia
Berita Dunia Terbaru Berita hari ini Berita Indonesia Terbaru Berita Terkini berita terupdate Indoharian news Politik Terkini Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com