sakuratoto

Bocah Tewas Melakukan Atraksi!!

 NEWS
Iklan Ads

Seorang Bocah Tewas Melakukan Atraksi Dilindas Mobil Pikap

Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kuliner

IndoHarian – Bocah Tewas Melakukan Atraksi!!

 

IndoHarian – RAP 16 tahun, salah seorang santri dari pondok pesantren di Berau, Kalimantan Timur, mengantar nyawa. Dia tewas melakukan atraksi bela diri dengan dilindas mobil pikap. Sejauh ini, 6 orang telah diperiksa oleh polisi. Sementara masih belum ada tersangka pasca-kejadian tersebut.

Peristiwa menyedihkan tersebut terjadi pada hari Kamis (3/5/2018) pagi kemarin. RAP bersama dengan 5 rekan dari salah satu perkumpulan bela diri, melakukan atraksi dengan dilindas oleh mobil pikap.

“Atraksi tersebut dalam rangka kegiatan wisuda pelepasan siswa dan siswi Madrasah Tsanawiyah di kecamatan Sambaliung,” ucap Kasat Reskrim Polres Berau AKP Andika Dharma Sena, di Tanjung Redeb, pada hari Jumat (4/5/2018).

RAP dan lima orang temannya itu dalam posisi telungkup menghadap ke arah tanah. Korban RAP berada diposisi paling kanan, dengan perantara papan yang ditopang dengan menggunakan batu bata.

Ada dua jenis atraksi. Pertama dilindas dengan menggunakan motor trail, berjalan dengan lancar tanpa mengalami masalah apapun . Dan atraksi yang kedua, menggunakan mobil tipe pikap L300, juga tanpa menggunakan pengaman apapun. “Setelah itu, korban (RAP) dan seorang temannya, tidak sadarkan diri, dan 3 orang lainnya dibawa ke rumah sakit umum (RSUD Abdul Rivai di Tanjung Redeb), untuk melakukan pemeriksaan,” ucap Andika mengenai korban tewas melakukan atraksi tersebut.

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Kecelakaan Berujung Maut Di Medan!!
Kebakaran Memakan Korban Hingga 30 Rumah !!
Insiden Maut Sembako Pada Saat Acara ‘Untukmu Indonesia’

 

Tetapi takdir berkata lain. RAP, begitu sampai ke rumah sakit, RAP langsung dinyatakan telah meninggal dunia. “Jadi korban sempat pingsan. Kemudian langsung dibawa ke rumah sakit. Diperkirakan, saat di perjalanan korban telah meninggal,” jelas Andika.

Yang membuat terkejut lagi, dari pemeriksaan yang dilakukan polisi diketahui bahwa atraksi tersebut, baru pertama kali dilakukan tanpa melakukan latihan sebelumnya. Polisi sendiri juga sempat kesulitan untuk meminta keterangan dari Ponpes dan perkumpulan bela diri untuk mendapatkan kronologi detail dari kejadian tersebut.

“Sementara masih ada 6 saksi kita periksa (sampai hari ini). Sementara juga belum ada tersangka, karena masih dilakukan penyelidikan dan penyidikan,” ucap Andika.

Selain meminta keterangan dari keenam orang saksi, polisi juga telah mengamankan 2 potongan papan dan 2 batubata dan duri, yang telah dan bakal digunakan dalam atraksi selanjutnya. Video berdurasi 2 menit 50 detik yang menampilkan detik-detik mobil pikap sedang melindas keenam santri tersebut pun telah beredar luas dimedia sosial, mulai dari awal mula atraksi hingga korban RAP tewas melakukan atraksi tersebut.

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

totokita3

Related Posts

Leave a Reply