banner 468x60

Gara-gara Bapak Upah Murah, Ratusan Aktivis Buruh Unjuk Rasa

 NEWS, POLITIK
banner 468x60

Ratusan Aktivis Buruh Akan Unjuk Rasa di Balai Kota dan Istana

Alam dan Entertainment News ,Berita Dunia Terbaru ,Berita hari ini ,Berita Indonesia Terbaru ,Berita Terkini ,berita terupdate Foto ,Indoharian kesehatan ,Politik ,Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com ,Ulasan Teknologi ,Video

Ratusan Aktivis Buruh Akan Unjuk Rasa di Balai Kota dan Istana

 

IndoHarian – Ratusan aktivis buruh yang terkelompok dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) melakukan longmarch mengarah Jakarta dari berbagai Kabupaten/Kota untuk mengikuti aksi unjuk rasa di Istana Negara dan Balai Kota. Aksi unjuk rasa dilakukan  bertepatan dengan hari Pahlawan, pada tanggal 10 November 2017.

Sekretaris Jenderal Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Riden Hatam Azis menuturkan, longmarch dilakukan karena untuk memperjuangkan upah layak sekaligus menolak upah minimum provinsi (UMP) yang telah ditetapkan Pemprov DKI beberapa waktu lalu. Dia menilai UMP DKI begitu rendah dan tak berpihak kepada buruh.

“Upaya yang kami lakukan dengan melakukan dialog sosial dan berkomunikasi dengan pemerintah tak mendapatkan respon yang cukup baik,” tutur dia dalam keterangannya, pada hari Kamis (9/11).

Riden menuturkan, ratusan aktivis buruh tergolong tiga kelompok buruh yang melakukan longmarch dari luar Jakarta. Mereka berangkat dari tiga lokasi berbeda. Lokasi pertama adalah peserta berangkat dari kota Bandung yang diikuti para buruh dari Bandung, Cianjur, Subang, Cirebon, Purwakarta, Kerawang, dan Bekasi–Jakarta. Mereka berangkat sejak hari Selasa (7/11) pagi dari Bandung dan yang berjumlah kurang lebih 100 orang dan disebut sebagai Laskar Marsinah.

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Kesederhanaan Akad Nikah Kahiyang Dan Bobby
Begini Kata Sandi, Terkait Prostitusi Di Tanah Abang
Keakraban Jokowi dan Anies Terlihat saat Moment-moment Ini

Sedangkan kelompok kedua berangkat dari asal kota Bogor, yang diikuti para buruh dari Sukabumi, Bogor, dan Depok. Kelompok ini disebut sebagai Laskar Sebastian. Mereka berangkat dari kota Bogor pada hari Kamis (9/11).

Sedangkan pada kelompok ketiga disebut sebagai Laskar Suryo Pranoto. Kelompok ini merupakan perwakilan buruh yang berasal dari kota Cilegon, Serang, dan Tanggerang. Sama seperti Laskar Sebastian, Laskar Suryo Pranoto ini berangkat pada hari Kamis.

Sesampainya di Jakarta, pada hari Jumat (10/11), peserta longmarch akan terkelompok dengan puluhan ribu buruh yang melakukan aksi bertepatan dengan hari pahlawan, pada tanggal 10 November 2017. “Longmarchdilakukan sebagai simbol perlawanan dan bentuk kesungguhan kaum buruh untuk memperjuangkan upah layak,” tutur Riden.

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menuturkan, pada tanggal 10 November 2017 sekitar 20 ribu buruh akan melakukan aksi unjuk rasa di depan Istana Negara dan Balai Kota DKI Jakarta. Aksi tersebut dilakukan sebagai respon atas penetapan UMP oleh Gubernur Anies Baswedan yang dinilai tak  berpihak kepada buruh.

Dalam aksi unjuk rasa ini, tutur Said Iqbal, buruh akan mencabut mandat gubernur dan wakil gubernur sekaligus memberikan gelar baru Anies-Sandi sebagai ‘Bapak Upah Murah’ dan gubernur yang begitu cepat mengingkari janji. Gara-gara Bapak Upah Murah, Ratusan Aktivis Buruh Unjuk Rasa.

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

Related Search

banner 468x60

Related Posts

Leave a Reply