sakuratoto

Gunung Bukittinggi Meletus, Wisatawan Disekitar Panik!!

 NEWS
Iklan Ads

Gunung Bukittinggi Meletus dan Diharapkan Tidak Mendekat Hingg Radius 3KM

Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kuliner

IndoHarian – Gunung Bukittinggi Meletus, Wisatawan Disekitar Panik!!

 

IndoHarian – Gunung bukittinggi Meletus yang terletak di Kabupaten Tanah Datar dan Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar), pada hari Rabu pukul 07.03 WIB.

Pos Pengamat Gunung Api (PGA) Sumbar yang terletak di Kota Bukittinggi, Sumbar, telah mencatat tinggi kolom erupsi dari Gunung Marapi diperkirakan mencapai hingga ketinggian 4.000 meter dari puncak kawah.

“Asap terlihat berwarna kelabu dengan intensitas tebal dan angin bertiup lemah ke arah tenggara,” ucap Petugas Pos PGA Marapi Sumbar Hartanto di Bukittinggi, pada hari Selasa (2/5/2018).

Durasi gempa yang terjadi tercatat sekitar 485 detik dengan amplitudo 10 milimeter.

Gunung Marapi tersebut sampai sekarang ini masih menyandang status waspada (level II). Status dari gunung bukittinggi meletus itu sudah ditetapkan dari Agustus 2011.

Dalam keadaan tersebut, masyarakat sekitar dan juga wisatawan sudah tidak diperbolehkan untuk beraktivitas dalam radius 3 kilometer dari puncak Gunung Marapi tersebut yang berketinggian 2.891 meter di atas permukaan laut itu.

“Hal tersebut mengingat kawah dari sebagai pusat letusan dan sumber keluarnya gas-gas vulkanik yang dapat membahayakan untuk kehidupan,” ucap Hartanto.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam, Sumatera Barat, telah memperingati warga agar tidak mendekati Gunung Marapi tersebut dalam radius tiga kilometer. Peringatan tersebut dikeluarkan setelah gunung itu mengalami erupsi pada Jumat, 27 April 2018, pukul 18.20 WIB.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Agam, Wahyu Bestari menyatakan peringatan dan juga imbauan tersebut telah disampaikan ke sejumlah camat yang berada di kaki gunung setinggi 2.891 meter di atas permukaan laut tersebut, yaitu Kecamatan Sungaipua, Canduang, dan juga kecamatan Baso.

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Ratusan Pelaku Penipuan China Telah Tertangkap Terkait Perpres TKA??
Insiden Maut Sembako Pada Saat Acara ‘Untukmu Indonesia’
Polisi Telah Bentuk Tim Untuk Usut Pelaku Intimidasi

 

Status dari Gunung Marapi masih dalam kondisi Level II atau Waspada, karena pada Jumat sore yang lalu, gunung itu mengalami beberapa kali erupsi. Amplitudo erupsi ini hanya mencapai sekitar sembilan milimeter dan masih tergolong erupsi kecil dengan durasi selama 27 detik.

Dengan kondisi tersebut, BPBD Agam telah mengerahkan anggota Kelompok Siaga Bencana (KSB) di kecamatan itu. Selain hal tersebut, mereka juga menyiapkan anggota Satuan Tugas (Satgas) BPBD setempat dan anggota Pusdalops yang beranggotakan sebanyak 16 personel.

“Anggota Satgas dan Pusdalops ini akan terjun ke lokasi guna mengevakuasi warga apabila gunung mengeluarkan abu vulkanis dengan cukup tebal,” ujar Wahyu di Lubukbasung, pada hari Minggu (29/4/2018).

Karena jumlah warga yang tinggal di daerah rawan erupsi Gunung Marapi tersebut, tambah Wahyu, BPBD Agam masih belum memiliki data dan sedang menghimpun data dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil setempat karena sebagian warga yang memiliki kartu tanda penduduk di daerah itu.

Namun, sebagian warga juga tidak berada di kampung halaman mereka di kaki Gunung Marapi. “Berdasarkan data itu, kita bisa mengetahui berapa banyak jiwa warga yang tinggal di daerah rawan erupsi gunung itu,” ucapnya.

Gunung Bukittinggi meletus saat ini sedang berstatus siaga dan diharapkan warga setempat untuk tidak mendekat hingga radius 3KM.

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

totokita3

Related Posts

Leave a Reply