sakuratoto

Kantongi Data 40 Masjid Radikal, Ini Ungkapan Sandi!

 NEWS
Alternatif Link Ligaasiapoker

Data 40 Masjid Radikal dan Intoleran, Sandi Menduga Akibat Dari Kemiskinan dan Ketidakberdayaan

Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kulinerAlam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kuliner

IndoHarian – Kantongi Data 40 Masjid Radikal, Ini Ungkapan Sandi!

 

IndoHarian – Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengungkapkan bahwa Pemprov DKI Jakarta telah memiliki data hingga 40 masjid Radikal dan intolerans yang dicurigai

Sandi mengaku bahwa dirinya telah memerintahkan kepada anak buahnya untuk mengarahkan kegiatan dan juga pengurus dari masjid itu agar tak menyebarkan paham radikalisme dan juga intoleran.

“Kami juga sudah punya datanya di teman-teman Biro Dikmental dan Bazis. Akan kami arahkan kegiatan kami lebih banyak ke sana,” ucap Sandiaga Uno di Pulau Untung Jawa, pada hari Selasa (5/6/2018).

Menurut Wakil Gubenur DKI, 40 masjid radikal dan intoleran itu bisa muncul sendiri akibat dari adanya kemiskinan dan juga ketidakberdayaan dalam masyarakat. Untuk mengakalinya, Sandi telah berencana untuk membangun perekonomian di masjid.

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Tunggakan PKB 1,6 Triliun, Ungkapan Anies Bikin Kesel!!
Usulan Koalisi Rizieq, Ini Tanggapan Ketum PPP
Hah!!! Jokowi Dipeluk Seorang Gadis, Begini Posenya

 

“Saya turun ke masjid bahwa perjuangan kita ke depan adalah membangkitkan ekonomi di masjid. Karena Salah satu masalah terjadinya radikalisme adalah ketidakadilan dan paham, believe, yang terus dimasukkan ke anak muda, generasi penerus bangsa kita dan mengambil jalan pintas,” ungkap Sandi.

Selain dari membangkitkan ekonomi, sambung dia, paham radikal itu juga dapat dikikis dengan memberikan pendidikan. “Tidak ada cara lain selain pendidikan, kedua berikan kesempatan bagi mereka menjadi pengusaha, dan orang yang sukses dengan program OK OCE,” ucap dia.

Isu mengenai masjid radikal di Jakarta muncul setelah Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengundang para tokoh-tokoh agama, praktisi sosial, budaya, dan pendidikan untuk melakukan diskusi di Istana Merdeka, Jakarta, pada hari Senin (4/6/2018) kemarin.

Dalam pertemuan tersebut, Presiden Jokowi dan juga para tokoh telah membicarakan adanya paham radikal yang telah diajarkan di sejumlah masjid yang ada di Ibu Kota. Sesuai dengan ungkapan dari Wakil Gubernur DKI Sandiaga Uno ada sebanyak 40 masjid Radikal yang telah dikantongi datanya.

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

totokita

Related Posts

Leave a Reply