banner 468x60

Kapolri: Hukuman Mati Bandar Narkoba Pantas dan Bikin Jera

 KRIMINAL, NEWS
banner 468x60

Hukuman Mati Bandar Narkoba, Kapolri Yakin Bikin Jera Para Bandar

Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate, Politik, Berita Dunia Terbaru, Foto, Video, Ulasan Teknologi, Kesehatan, Alam dan Entertainment News

Hukuman Mati Bandar Narkoba, Kapolri Yakin Bikin Jera Para Bandar

 

IndoHarian – Kapolri Jenderal Tito Karnavian mempercayai bahwa hukuman mati yang diterapkan di Indonesia bagi para bandar narkoba efektif menimbulkan efek jera. Tito mengakui penerapan hukuman mati bandar narkoba selama ini terus menuai pro-kontra.

“Di negara – negara yang kontra hukuman mati, studi akademik mereka mengatakan tidak ada hubungannya,” ucap Tito di Mapolda Metro Jaya, pada hari Kamis (20/7/2017).

Kendati demikian, Tito menyebutkan dalam praktiknya di lapangan, banyak sekali bandar yang takut lantaran polisi tidak segan menembak mereka hingga mati jika berusaha untuk melawan para petugas.

“Secara pragmatis, empiris di lapangan, kita melihat, jujur saja, kita tembaki bandar narkotik, kabur semua mereka. Di negara Filipina ditembak – tembakin langsung drop mereka,” ucap Tito mengenai hukuman mati bandar narkoba.

“Kalau ditanya apakah ada hubungannya, saya yakini ada hubungannya. Ada efek deterrent-nya,” tambah dia.

 

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Para Pelaku Gunakan Cara Ini Agar Kapal Pengangkut Sabu Tidak Terlancak
Mantan Kekasih Awkarin Meninggal Dunia, Tewas Minum Sianida?
BREAKING NEWS: HTI Mau Dibubarkan??? Begini Komentar Ketua MUI

 

Tito menyebut Indonesia dijadikan pasar lantaran hukum yang berlaku di negara Indonesia tidak sekeras negara lain. Dia meminta agar jajarannya menindak tegas terutama bandar narkoba dari negara lain atau dari warga negara asing yang coba melawan petugas.

“Mereka lihat potential market, hukum kita dianggap lengah sehingga para bandar narkoba merajalela di Indonesia. Kami menekankan jajaran Polri menindak tegas dan keras terutama para pelaku asing ya,” ujarnya.

Polisi menggagalkan penyelundupan narkotika jenis sabu seberat satu ton saat masuk melalui Dermaga bekas Hotel Mandalika di Jl. Anyer Raya, Serang, Banten, pada hari Kamis pekan lalu. narkotika jenis Sabu tersebut dikemas dalam 51 kotak teh cina dan dimasukkan ke dalam karung. Sindikat dari Taiwan yg terlibat dalam penyelundupan itu berjumlah sembilan orang, satu di antaranya tewas ditembak petugas karena mencoba untuk melawan saat ditangkap. Hukuman Mati Bandar Narkoba, Kapolri Yakin Bikin Jera Para Bandar.

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

banner 468x60

Related Posts

Leave a Reply