sakuratoto

Menkes Dan Dirut BPJS Ditegur Jokowi, Ada Apa?

 NEWS, POLITIK
Iklan Ads

Menkes Dan Dirut BPJS Ditegur Jokowi Karena Masalah Defisit Yang Harus Diselesaikan Oleh Jokowi

Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kuliner Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kulinerAlam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kuliner Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kuliner

Indoharian – Menkes Dan Dirut BPJS Ditegur Jokowi, Ada Apa?

 

Indoharian – Presiden Joko Widodo menegur Menteri Kesehatan Nila F Moeloek dan juga Direktur Utama BPJS Fahmi Idris, Dirut BPJS Ditegur Jokowi saat membuka Kongres Himpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) di Jakarta Rabu (17/10/2018).

Jokowi merasa heran karena ia yang harus turun tangan langsung untuk menyelesaikan defisit yang melanda BPJS Kesehatan.

Padahal, menurut Jokowi, masalah defisit ini seharusnya bisa di selesaikan di tingkat kementerian, karena hal itu, Dirut BPJS Ditegur Jokowi.

“Seharusnya bisa di selesaikan di tingkat Menteri Kesehatan, di dirut BPJS urusan pembayaran utang RS sampai Presiden, ini sangat kebangetan sebenarnya,” ujar Jokowi.

“Kalau tahun depan masih saja di ulang, itu sudah sangat kebangetan,” lanjutnya.

Jokowi mengungkapkan, bahwa sekitar sebulan yang lalu, ia sudah memutuskan untuk menambah anggaran BPJS sebesar Rp 4,9 triliun melalui APBN.

Namun, dana talangan tersebut masih belum mencukupi untuk menutup defisit, Jokowi mengaku sangat heran dengan kondisi itu.

“Ini masih kurang lagi. ‘Pak masih kurang, kebutuhan bukan Rp 4,9 T’, lah kok enak banget ini, kalau kurang minta, kalau kurang minta,” ujar Jokowi.

Jokowi meminta gara pihak BPJS mengubah dan memperbaiki sistem manajemen yang ada.

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Waspada! Bahaya Malware Android Menyamar Jadi Aplikasi Terkenal!
Jokowi Sindir Mahar Sandiaga Dengan Perkataan Seperti Ini!
Masinton Soal Peluru Nyasar, Di Tembak Sniper?

 

Jika sistem di perbaiki, maka Jokowi sangat yakin jika BPJS bisa terhindarkan dari defisit keuangan.

Saya sering memarahi pak Dirut BPJS, tapi dalam hati, saya enggak bisa keluarkan. ini manajemen negara sebesar kita enggak mudah, artinya Dirut BPJS mengurus berapa ribu RS. Tapi sekali lagi kalau membangun sistemnya benarm ini gampang,” ujar Jokowi.

Dalam kesempatan tersebut, Jokowi juga menekankan kepada Dirut rumah sakit yang hadir bahwa ia selalu mengecek secara langsung sistem jaminan kesehatan.

Jokowi juga mengatakan, jika dirinya sering mendadak mengunjungi rumah sakit tanpa memberitahu protokoler saat melakukan kunjungan ke daerah.

“Saya memang seperti itu, saya ingin mengontrol mau cek, dan suaranya. “Pak ini utang kita sudah puluhan miliar dan belum di bayar (BPJS).” ujar Jokowi setelah Dirut BPJS Ditegur Jokowi.

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

totokita3

Related Posts

Leave a Reply