Merasa Di Curangi, Prabowo Gugat MK Atas Kemenangan Jokowi

Kubu Prabowo Gugat MK Jika Hasil KPU Berbeda dengan Perhitungan Dari Kubu 02

Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kuliner

Indoharian – Merasa Di Curangi, Prabowo Gugat MK Atas Kemenangan Jokowi

 

Indoharian – Juru Bicara dari Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Andre Rosiade mengatakan sangat membuka kemungkinan untuk Prabowo gugat MK jika hasil perhitungan Komisi Pemilihan Umum (KPU) sangat berbeda dengan hasil hitungan tim 02 pada Pilpres 2019.

Hasil dari hitung cepat di internal Prabowo-Sandi sangat mendominasi suara hingga 62 persen, sementara dari hasil quick count dari beberapa lembaga survei yang sedang menunjukkan Joko Widodo-Ma’ruf Amin sangat unggul pada kisaran 55 persen.

Andre sangat meyakini kalau pihaknya sebagai pemenang berdasarkan pegangan data di internal. Dirinya menyebutkan kubunya sudah menemukan sangat banyak unsur kecurangan di dalam pelaksanaan Pemilu tersebut.

“Misalnya real count kami sangat berbeda dengan perhitungan KPU, tapi sangat kami temukan kecurangan yang masif, terstruktur, mungkin saja kami akan menggugat ke MK,” ucap Andre di Kertanegara IV, Jakarta Selatan, pada hari Kamis (18/4/2019).

 

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Jokowi Unggul Di London
TGB Soal Kecurangan Pemilu, Itu Hak Prabowo
Usai Pemilu, Sandiaga Diusir Prabowo

 

Andre sangat memastikan soal real count internal dari kubu Prabowo gugat MK yang kurang akurat. Kubunya hanya tinggal menunggu hasil resmi dari KPU (Komisi Pemilihan Umum) sebagai harapan terakhir.

“Gimana pun juga hitungan dari KPU yang sudah finish. Kami juga akan menghargai penghitungan dari KPU sendiri. Kalau kami menemukan kecurangan yang sangat masif terstruktur, kami mungkin akan menggugat ke MK,” ucap dirinya.

Prabowo gugat MK juga sudah mendeklarasikan diri sebagai presiden dan juga wakil presiden periode 2019-2024. Deklarasi tersebut, ucap seorang Andre, semata-mata bentuk penegasan bahwa data yang mereka lihat tidak akurat, tidak seperti hasil sejumlah lembaga yang di sebut quick count yang mereka agungkan.

“Karena data kami yang real count ialah 60 persen, kami menang. Enam puluh persen dari 800 ribu TPS. Itu adalah hitungan kami sendiri saja,” ucap seorang Andre.

 

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *