banner 468x60

Misteri Bunuh Diri Bripka Bambang Mulai Terkuak

 KRIMINAL, NEWS
banner 468x60

Tito Karnavian Sebut Motif Bunuh Diri Bripka Bambang Diduga Karena Terlilit Hutang

Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate, Politik, Berita Dunia Terbaru, Foto, Video, Ulasan Teknologi, Kesehatan, Alam dan Entertainment News

Tito Karnavian Sebut Motif Bunuh Diri Bripka Bambang Diduga Karena Terlilit Hutang

 

IndoHarian –Misteri kasus mengenai Bripka Bambang Tejo (pria seorang berusia 36 tahun), anggota polisi dari Satuan Brigade Mobile (Brimob) yang diduga tewas bunuh diri usai menembak mati dua rekannya sesama anggota Brimob, mulai terbongkar.

Bambang diduga terlilit hutang sehingga menjadi stres. Akibatnya Bambang nekat menghabisinya dua rekan sesama anggota Brimob dengan cara menembaknya.

“Investigasi internal sedang berjalan, motif pribadi Bripka Bambang diduga stres karena terlilit utang,” ucap Kapolri Jenderal Tito Karnavian dalam rapat kerja dengan Komisi III DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada hari Kamis (12/10).

Kapolri Jenderal Tito Karnavian menerangkan, pihaknya masih terus melakukan investigasi internal dalam kasus penembakan anggota Brimob di lokasi pengeboran minyak Sarana Gas Trembul, Dukuh Canggah, Desa Karang Tengah, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora, Jawa Tengah yang terjadi pada hari Selasa (10/11).

Menurut Kapolri, teknis penggunaan senjata api untuk anggota Polri diatur dalam aturan internal yang begitu tegas dan sangat ketat. Kapolri juga mengatur pertanggungjawaban, sampai laporan penggunaan senjata api begitu ketat.

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Lepas Dari Semua Jerat Hukum, Ketua DPR Setnov Punya Ilmu Sakti
Tidak Ada Pilihan Lain, Petempur ISIS Akan Bertarung Mati-matian di Raqqa
Petugas Parkir Mal Mohon-mohon Serta Sujud Agar Tidak Ditembak Oleh Oknum TNI

“Ini sudah sesuai prinsip dalam negeri maupun di  internasional. Peraturan Kapolri mengenai perlindungan HAM untuk anggota masyarakat dari anggota kapolisian,” tutur Kapolri Jenderal Tito Karnavian.

Menurutnya, jika masih ditemukan adanya pelanggaran – pelanggaran, pihaknya akan memberikan sanksi yang keras dan tegas.

“Kami hanya berharap kejadian ini tidak membuat masyarakat Indonesia mengeneralisir soal perilaku anggota Polri keseluruhan. Karena di lingkungan Polri ada ratusan hingga ribuan yang menggunakan senjata, dan tak ada masalah selama ini. Hanya satu oknum yakni Bripka Bambang yang telah melanggar,” tutur Kapolri Jenderal Tito Karnavian.

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

Related Search

banner 468x60

Related Posts

Leave a Reply