banner 468x60

Penyedia Jasa Penginapan Wilayah Puncak, Beberkan Arti Tulisan ‘Vila’ dan ‘Villa’

 NEWS, WISATA
banner 468x60

Penyedia Jasa Penginapan Sebut Villa Itu Untuk Plus-plus, Sedangkan Vila Hanya Penginapan Biasa

Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate, Politik, Berita Dunia Terbaru, Foto, Video, Ulasan Teknologi, Kesehatan, Alam dan Entertainment News

Penyedia Jasa Penginapan Sebut Villa Itu Untuk Plus-plus, Sedangkan Vila Hanya Penginapan Biasa

 

IndoHarian – Tidak semua mengerti perbedaan tulisan di papan yang terpajang oleh penyedia jasa penginapan di wilayah Puncak, Kabupaten Bogor.

Biasanya penyedia jasa tersebut ada di sisi jalan.

Menggunakan stelan baju hangat lengkap dengan memakai kupluk, sambil memegang senter dan papan yang bertulisan ‘Vila’.

Tapi rupanya, tidak semua tempat penginapan yang dijajakan serupa.

Menurut penuturan Uceng, seorang penjaga vila di wilayah Puncak, ada sejumlah kode terselubung yg disematkan.

Kode itu ditujukkan pada wisatawan yang berniat bukan sekadar menginap saja, namun melainkan mencari jasa ‘plus-plus’.

Jasa plus-plus disini yang dimaksudkan untuk layanan teman wanita.

“Ya itu variasi aja sih, rata-rata juga dudah pada tahu soal itu mah. Tapi kebanyakan yg dateng itu nanya langsung, mereka diminta nyariin (plus-plus) buatnya di vila yang dipesan,” tutur Uceng, hari Selasa (4/7/2017).

 

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Ini Alasannya Kenapa Burung Pipit Meksiko Suka Kumpulkan Putung Rokok
Pelaku Perampok Senjata Api Digagalkan Hanya Dengan Tiarap
Tewas Misterius Perawat cantik RS Efarina, Dibunuh? Diperkosa?

 

Tulisan yg ada di plang papan yg tersebar di jalur Puncak terdiri dari 2 tipe, yakni ‘vila’ dan ‘villa.’

Banyak pengunjung yang berpikir bahwa perbedaan tulisan itu berbeda hanya karena bahasa yang digunakan yaitu antara bahasa Indonesia dan Inggris.

Namun ternyata di Puncak tersebut tidak demikian, perbedaan dua penulisan tersebut merupakan adalah kode bagi para calon pelanggan.

‘Vila’ diartikan sebagai penginapan yg ditawarkan kepada pengunjung adalah vila biasa.

Sementara dengan ‘villa’ dengan dua ‘L’ ternyata mempunyai kode dimana si perantara penyedia jasa penginapan vila itu juga memiliki fitur ‘plus-plus.’

Uceng menambahkan, abang- abang vila yg di sepanjang jalur Puncak tersebut rata-rata per orang memegang sepuluh vila.

Dimana nanti pengunjung akan diantar ke vila sesuai pilihan pengunjung dan dia mendapatkan komisi dari sang pemilik vila.

“Nanti dia bisa dapat komisi dari vila rata-rata sebesar Rp 200 hingga 500 ribuan, nah kalo pengunjungnya minta dilayani PSK, ia juga dapet lagi dari PSK Rp 100 hingga 200 ribu,” katanya.

Terlebih menurutnya, kemajuan teknologi juga berguna dan sering dipakai untuk kelancaran bisnis esek- esek ini.

“Kalo sekarang mah sudah pake hape, yg dateng tinggal liat fotonya trus tinggal dipilih saja, PSK nya diam aja di kosan, nunggu,” beber penyedia jasa penginapan di wilayah puncak.

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

banner 468x60

Related Posts

Leave a Reply