PPP Tanggapi Rizieq, Romi: Saya Pendukung Berat Penista Agama

PPP Tanggapi Rizieq Dan Mengatakan TIdak Merasa Mendukung Penista Agama

Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kuliner Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kulinerAlam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kuliner Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kuliner

IndoharianPPP Tanggapi Rizieq, Romi: Saya Pendukung Berat Penista Agama

 

Indoharian – Ketua Umum PPP tanggapi Rizieq Romahurmuziy sangat menekankan untuk partainya tidak termasuk di dalam sebagai parpol pendukung sang penista agama.

Hal tersebut dikatakan oleh Rohamurmuziy guna untuk menanggapi perkataan dari seorang Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab yang diperdengarkan rekaman suaranya pada Reuni Alumni Aksi 212 di kawasan Monas, Jakarta Pusat minggu kemarin.

Dalam rekaman ceramah itu tokoh yang juga keras menyerukan 2019 ganti presiden itu menyatakan, “Bahwasanya di pilpres haram memilih capres dan caleg yang di dukung oleh partai penista agama.”

Menanggapi hal tersebut, Romahurmuziy yang partainya mengusung presiden petahana RI Joko Widodo (Jokowi) untuk pilpres 2019 tersebut menegaskan identitas ‘partai penista agama’ tidak bisa ditujukan ke partainya. Pria yang karib disapa Romi itu mengatakan yang dikatakan Rizieq merupakan barisan parpol pendukung Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) pada Pilkada DKI Jakarta pada 2017 lalu.

“Yang disampaikan HRS sama sekali tidak dimaksudkan untuk PPP, karena pada Pilkada DKI 2016-17, kami tidak mendukung Ahok. Sebaiknya ditanyakan, partai mana yang dimaksudkan HRS,” ucap seorang Romi dalam keterangan yang diterima, Selasa (4/12/2018).

Diketahui dari pasangan Ahok-Djarot Saiful Hidayat pada Pilkada DKI 2017 lalu diusung koalisi PDIP, Hanura, NasDem, dan Golkar. Sedangkan PPP saat itu turut dalam koalisi yang mengusung pasangan Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni.

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Jokowi Waspada, Reuni 212 Untungkan Prabowo Karena Ini
Kasihan! Ditinggal Moderat, Ini Dilema Prabowo Dirangkul 212
Prabowo Dituding TKN Jokowi Karena Kampanye Gunakan Agama, Ini Faktanya!

 

Paslon yang di dukung oleh partai PPP tanggapi Rizieq bersama Demokrat, PAN, dan PKB itu kalah pada putaran pertama. Pemenang Pilkada DKI pada putaran kedua adalah paslon Anies Baswedan-Sandiaga Uno. Mereka mengalahkan lawan politik pada putaran kedua, Ahok-Djarot. Ahok sendiri akhirnya menjadi pesakitan setelah divonis penista agama dengan hukuman penjara dua tahun oleh Pengadilan Negeri Jakarta Utara.

Selain tidak untuk mendukung Ahok, Romi menegaskan PPP berada terdepan memperjuangkan alokasi anggaran untuk umat Islam dan mewujudkan peraturan yang bernuansa agamais.

“Perjuangan PPP menegakkan UU atau Perda bernuasa Islam sudah dilakukan sejak partai ini didirikan para ulama pada 1973 lalu dan terus berlangsung hingga saat ini,” kata Romi.

Tidak hanya itu, Romi pun mencontohkan berbagai upaya PPP secara historis dalam memperjuangkan ajaran Islam secara konstitusional dalam kehidupan bernegara.

Ia menyatakan PPP sudah menginisiasi Undang-Undang (UU) Perkawinan dan UU Penertiban Perjudian pada 1974.

Saat reformasi bergulir, kata Romi, PPP turut berjuang menginisiasi UU Pengelolaan Zakat dan UU Anti Pornografi di saat banyak partai yang tidak menyetujuinya.

Selain itu, PPP sejak 2013 juga menginisiasi lahirnya RUU Pesantren dan Lembaga Pendidikan Keagamaan. Dan saat ini memimpin Pansus RUU Anti Miras.

“Di politik anggaran, PPP juga yang mendorong naiknya honor penyuluh agama sebesar 100 persen dan tunjangan untuk para guru di lingkungan Kementerian Agama,” kata dia.

“Jadi, PPP tanggapi Rizieq sebagai partai Islam, memperjuangkan tegaknya Islam secara konstitusional merupakan fardu kifayah,” katanya.

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *