Sadis!! Jokowi Tak Memberi Ampun!

Jokowi Tak Memberi Ampun Pada Orang Kaya Untuk Mendapatkan Semeterpun Lahan Yang Akan Dibagikan

Alam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kulinerAlam dan Entertainment News, Berita Dunia Terbaru, Berita hari ini, Berita Indonesia Terbaru, Berita Terkini, berita terupdate, Foto, Indoharian, kesehatan, Politik, Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com, Ulasan Teknologi, Video, news, kesehatan, teknologi, kriminal, wisata, olahraga, otomotif, aktor, aktris, kuliner

IndoHarian – Sadis!! Jokowi Tak Memberi Ampun!

 

IndoHarian РPresiden Jokowi tak memberi ampun kepada orang kaya dengan cara tak memberikan sedikitpun tanah kepada orang kaya.

Saat ini, ungkap Jokowi, dirinya justru akan membagikan lahan-lahan dalam upaya redistribusi lahan. Dia juga mempertanyakan pihak mana yang membagikan izin untuk lahan tersebut.

“Saya enggak pernah membagi 1 meter pun, tidak pernah (untuk orang kaya). Justru yang sedang kita usahakan sekarang ini adalah redistribusi aset dan reforma agraria,” ungkap Jokowi Tegas di Padang, seperti yang didapat dari Sekretariat Kabinet, pada hari Selasa (22/5/2018).

Dia menjelaskan bahwa pemerintah hanya mengambil lahan yang diterlantarkan. Jokowi dengan tegas mengungkapkan bahwa pihaknya membagi-bagikan lahan seluas 12,7 juta hektare dengan bertahap kepada pihak pesantren, ormas, dan juga kelompok usaha bersama.

Presiden mengungkapkan bahwa data lahan yang sudah dibagikan kembali ada seluas 1.088.000 hektare. Tahun depan, sambungnya, pemerintah telah menargetkan bakal membagikan sekitar 4,3 juta hektare lahan kepada mereka Jokowi tak memberi ampun kepada orang kaya untuk mendapatkan 1 meter pun lahan.

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Jokowi Melantik KSAL Baru, Ade Supandi Pensiun!
Kacau!! Prabowo Mendekati Jokowi, Ini Sebabnya!
Menteri PANRB bersuara THR Telah Selesai!!

 

Sebelum itu, anggota Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Drajad Wibowo mengungkapkan bahwa ketimpangan lahan tertinggi terjadi pada pemerintahan Megawati Soekarnoputri periode 2001-2004 silam.

“Ketimpangan pada zaman Megawati mencapai 0,72,” ungkap Drajad dalam suatu diskusi pada Maret yang lalu.

Menurut dirinya, tingginya rasio gini pada era Magawati sesuai dengan data yang telah dipresentasikan oleh Megawati Institute pada Desember 2017. Data yang berjudul ‘Hasil Riset Oligarki Ekonomi’ tersebut menggunakan data dari Badan Pusat Statistik (BPS).

“Jadi dari data ini bisa terlihat bahwa ketimpangan lahan yang tertinggi itu terjadi pada tahun 2003 lalu. Rasio gini itu semakin tinggi artinya semakin timpang,” jelas Drajad.

Konflik mengenai Lahan telah Meningkat

Di sisi lain, Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) mencatat ada sebanyak 659 konflik agraria sepanjang tahun 2017 lalu. Angka tersebut terus meningkat jika dibandingkan dengan 2016 yang mencapai hingga 450 konflik.

Konflik sepanjang 2017 tersebut terjadi di lahan seluas 520.491,87 hektare dan juga menyebabkan sedikitnya 652.738 kepala keluarga terkena dampak.

Sektor perkebunan masih menjadi penyumbang utama dari konflik agraria di Indonesia dengan 208 konflik atau sebesar 32 persen. Jenis perkebunannya mulai dari perkebunan eks kolonial Belanda sampai dengan perkebunan modern.

Jokowi tak memberi ampun pada satu orang kaya pun untuk mendapat lahan.

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *