banner 468x60

Sidang Praperadilan Setnov Melawan KPK Hanya Menghitung Hari

 KRIMINAL, NEWS, POLITIK
banner 468x60

Hakim Kusno Minta Doa Untuk Pimpin Sidang Praperadilan Setnov Melawan KPK

Alam dan Entertainment News ,Berita Dunia Terbaru ,Berita hari ini ,Berita Indonesia Terbaru ,Berita Terkini ,berita terupdate Foto ,Indoharian kesehatan ,Politik ,Terupdate serta Analisis dari INDOHARIAN.com ,Ulasan Teknologi ,Video

Hakim Kusno Minta Doa Untuk Pimpin Sidang Praperadilan Setnov Melawan KPK

 

IndoHarian – Terhitung dua hari sidang praperadilan Setnov melawan KPK akan diadakan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Perkara yang terdaftar dengan nomor registrasi yakni 133/Pid.Pra/2017/PN JKT.SEL itu akan dimulai pada hari Kamis (30/11).

Hakim sekaligus Wakil Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kusno ditunjuk sebagai hakim tunggal praperadilan yang akan menyidangkan Setnov tersebut.

Kepada indoharian, Kusno enggan menjawab sejumlah pertanyaan yang diberikan. Dia menyerahkan semuanya kepada Humas Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Made Sutrisna. Hanya saja, ia sempat meminta doa supaya sidang praperadilan Setnov melawan KPK berjalan dengan lancar.

Bukan hanya itu saja, dia juga meminta supaya tetap dikritik, apabila nantinya ada hal yang tak objektif saat sidang berlangsung.

“Minta doanya semoga dapat menyelesaikan dengan baik dan mohon dikritik kalau enggak obyektif,” tutur dia melalui pesan singkat, Jakarta, pada hari Senin (27/11/2017).

Sementara itu, Humas PN Jaksel, Made Sutrisna menerangkan sudah tak ada lagi keraguan dari lembaga pengadilan memilih Hakim Kusno menjadi hakim tunggal praperadilan.

Rekam jejak yang hampir tanpa cacat, serta dianggap sudah senior, dapat dipastikan memiliki integritas yang sangat terjaga.

Apalagi, terang Made, sudah banyak kasus praperadilan yang tak dikabulkan serta merta oleh Kusno saat menjadi hakim tunggal.

“Kalau masalah integritas, sudah tak perlu ditanya lah. Dia memiliki rekam jejak yang bvegitu baik. Lagipula, kami para hakim di sini memiliki kode etik yang tak boleh dilanggar,” jelasnya saat ditemui di PN Jakarta Selatan.

Hakim Kusno yang setelah menunaikan ibadah haji beberapa waktu lalu, juga dikenal olehnya sebagai hakim yang sangat serius, namun tetap santai saat menjalani sidang.

Bukan itu saja, tutur Made, Kusno juga tak terlihat memiliki beban berlebih saat akan menyidangkan kasus Setnov.

“Tadi pagi ketemu santai saja sih. Masih terlihat ketawa-ketawa. Masih ngopi bareng Beliau memang orangnya begitu,” tuturnya.

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Posisi Ketua Umum Golkar Mulai Digoyangkan
Putra Mahkota Arab Saudi Ungkap Gebrakan Antikorupsi yang Jerat Para Pejabat
Fahri Minta Setnov Dibebaskan, Anda Sehat?

Mengenai kemungkinan adanya tekanan kepada Kusno, ia mengaku tak mengerti. Hakim-hakim yang ada di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, jarang cerita mengenai tekanan dan hal lain mengenai perkara.

Mantan Ketua KPK, Abraham Samad menuturkan KPK saat ini sedang dikejar waktu untuk secepatnya melimpahkan perkara Setya Novanto ke pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor). Karena, waktu persidangan praperadilan hanya tinggal menunggu hari.

“KPK sedang dikejar-kejar waktu. Ini saatnya, KPK segera melimpahkan berkas ke pengadilan,” tutur dia di Gedung KPK, Jakarta, pada hari Senin (27/11).

Kemenangan Setnov pada praperadilan pertama kala itu, dinilai olehnya ada hal lain di luar proses hukum yang tengah berjalan. Oleh karenanya, ia menganggap KPK harus gesit dalam melimpahkan perkara.

Dirinya meyakini apa yang sudah dilakukan lembaga antirasuah itu untuk penetapan tersangka kepada ketua DPR itu telah benar. Bahkan, tidak ada lagi celah hukum yang akan membatalkan statusnya tersebut.

Selain itu, dia juga meminta kepada seluruh masyarakat untuk tetap mengawasi dan memantau jalannya persidangan. Pasalnya, Abraham menilai, apabila tak ada pengawasan, maka Setya Novanto bukan tak mungkin menang untuk kedua kalinya.

“Karena kalau kita tidak mengawasi secara ketat saya sangat yakin nanti kejadian praperadilan pertama itu akan terjadi dan kalau KPK kalah kali ini maka saya juga berkeyakinan bahwa persidangan tersebut tidak berlangsung fair dan adil,” tegas dirinya.

Sementara itu, Komisioner KPK, Saut Situmorang mengaku pihaknya telah siap menjelang sidang praperadilan Setnov melawan KPK. Tetapi, ia masih enggan untuk memberikan keterangan lebih lanjut, termasuk dengan rencana pelimpahan berkas perkara ke pengadilan Tipikor. “Iya kita harus sudah siap. Kami siap kok. Urusan P21, nanti,” terangnya.

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

Related Search

banner 468x60

Related Posts

Leave a Reply