banner 468x60

Tega, Pelaku Pembunuhan Seorang Bocah Hanya Gara-gara 1 Buah Kuweni

 KRIMINAL, NEWS
banner 468x60

Pelaku Pembunuhan Seorang Bocah Menghabiskan Nyawa Korbannya Hanya Karena Buah Kuweni

Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate, Politik, Berita Dunia Terbaru, Foto, Video, Ulasan Teknologi, Kesehatan, Alam dan Entertainment News

Pelaku Pembunuhan Seorang Bocah Menghabiskan Nyawa Korbannya Hanya Karena Buah Kuweni

 

IndoHarian – Seorang pria berinisial TT (berusia 40) menjadi tersangka pembunuhan seorang bocah dibawah umur berinisial P (berusia 7).

Unit Reskrim Polsek Bawalato dan Satuan Reskrim Polres Nias meringkus pelaku di Simpang Pule, Rokan Hilir, Kecamatan Kandis, Pekanbaru, Riau pada hari Sabtu lalu (9/9/2017).

Pelaku pembunuhan dan korban tinggal di Desa Sifaoroasi, Kecamatan Bawalato, Kabupaten Nias, Sumatera Utara.

Wakil Kepala Polres Nias, Kompol Herwansyah Putra, pada hari Jumat (15/9/2017), menuturkan, kasus pembunuhan terhadap bocah di bawah umur terjadi pada tanggal 30 Mei 2017 lalu.

Kasus ini terbongkar usai adanya penemuan jenazah korban tidak  jauh dari rumah pelaku.

Sebelumnya, polisi sudah memeriksa 18 orang saksi, termasuk dengan keluarga pelaku.

Polisi mengarah kepada seorang saksi yang diduga kuat sebagai pelaku.

“Dalam olah tempat kejadian perkara (TKP), petugas mendapat info salah seorang saksi sudah keluar dari desa, dan diduga kuat sebagai pelaku tersangka, sehingga petugas membuntuti saksi itu,” terangnya.

Saat dimintai keterangan sebagai saksi, istri pelaku mengaku tak tahu tujuan TT pergi.

Lalu pada tanggal 5 September 2017, polisi mendapat kabar bahwa istri TT serta anak-anaknya meninggalkan desa diduga hendak menyusul sang suaminya ke luar Pulau Nias.

 

SIMAK JUGA Berita Harian Lainnya
Ternyata Ini Alasan Polwan Cantik Menyamar Sebagai PSK
Apabila Panggilan Kedua Setnov Juga Tidak Hadir, Maka KPK Akan..
Eggi Sudjana: Sebenarnya Yang Melakukan Ujaran Kebencian Itu Siapa, Saya Atau Mereka???

 

“Dibentuk tim khusus untuk membuntuti istri pelaku yang diduga akan menemui sang suaminya di luar Pulau Nias,” ujar Herwansyah.

Kepolisian kemudian mengikuti istri pelaku yang diduga kuat pergi menjumpai sang suaminya di Rokan Hili, Pekanbaru, Riau.

Di salah satu kedai makan, persisnya di Simpang Pule, petugas menahan pelaku dan langsung menginterogasinya.

Dalam interogasi itu, pelaku mengakui perbuatannya sudah membunuh P (7).

Petugas pun langsung membawa pelaku pembunuhan seorang bocah ke Mapolres Nias.

“Maka penyidik telah menetapkan TT sebagai tersangka pembunuhan anak ini,” tutur Herwansyah.

Sementara itu, pelaku TT saat dimintai keterangan oleh sejumlah awak media mengakui sudah membunuh anak di bawah umur karena ia kesal buah kuweni yang sedang dipanennya diambil oleh korban tanpa izin.

“Saya di atas pohon sedang memetik buah kuweni, lalu di bawah terlihat korban mengambil satu buah kuweni. Telah saya marahi untuk tak mengambilnya,” katanya.

Pelaku sempat mengejar korban untuk merebut kembali buah kuweni tersebut.

Usai menangkap korban, pelaku langsung memukul serta mencekik bocah malang tersebut hingga meninggal dunia.

Saat menganiaya bocah tersebut, timbul niat pelaku untuk mencoba memperkosanya, namun korban sudah tidak bernyawa.

“Karena berontak serta berteriak, makanya saya cekik dan sudah tidak bernyawa. Langsung saya buang di parit yang ada di sekitar lokasi,” katanya.

Pelaku tersebut mengaku sempat menggali lubang sedalam 2 jengkal di dalam parit. Kemudian pelaku menguburkan korban di lubang tersebut.

“Kepada pihak keluarga korban, saya minta maaf,” imbuhnya dengan terbata-bata.

Akibat perbuatannya, pelaku pembunuhan seorang bocah dijatuhkan pasal 80 ayat tiga Undang-undang Perlindungan Anak Nomor 35 tahun 2014 dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun penjara.

Sumber : Indoharian | Berita Harian Indonesia Terbaru dan Terupdate

Related Search

banner 468x60

Related Posts

Leave a Reply